Gebyar Ramadhan dan Takjil dihalaman Pasar Paiton Membawa Berkah Tersendiri

Daerah973 Dilihat

 

Reformasiaktual.com//Probolinggo- Di Bulan suci Ramadhan menjadi bulan yang penuh berkah dan selalu ditunggu-tunggu warga datangannya bulan suci ramadhan oleh para pelaku usaha kecil menengah utamamya di wilayah seputar Paiton, kecamatan Paiton, Kabupaten Probolinggo, Provinsi Jawa Timur.

Dalam kegiatan gebyar ramadhan, rupanya membawa berkah tetsendiri bagi masyarakat sekitar, utamanya bagi pedagang pasar Paiton itu sendiri, gebyar takjil Ramadhan di pasar tradisional Paiton tersedia segala macam bentuk makanan atau minuman siap saji, husus makanan tradisional ciri khas paiton, bisa membantu untuk ibuu ibuu yang belum sempat memasak dan bisa singgah di pasar paiton untuk belanja kebutuhan buka puasa.

Sulastri (34 tahun) salah satu penjual makanan takjil mengatakan, dirinya akan berjualan samapai menjelang lebaran Saya jualan menu takjil setiap bulan puasa, lumayam bisa menambah pundi pundi, apalagi saya sebagai ibu rumah tangga tentunya saya akan berjualan sampai terakhir puasa bekal untuk lebaran,” ungkapnya, 4/4/2022.

Makanan yang dijuaal dihalaman pasar Paiton ada pastel risol lemper goreng termasuk ketuk lindri bahan bakunya uby kayu santan kelapa Asli dan di campor gula mirah asli prodak lokal sendiri ada jugak titipan milik tetangga, kegiatan tersebut dimulai sekitar jam dua 2 sampai berbuka puasa, lumayan bisa terjual sampai terkumpul Rp.500ribu-atau Rp 600.ribu “ujar sulastri

Masih kata Sulatri,” terkait hasil dari penjualan kuwe , Sulastri katakan kalau kemaren ramai tembus Rp.600 ribu, kalau modal untuk belanja keperluan kira-kira habis berapa tergantung mennu apa saja yang mau di ressep, kalau ressepnya banyak bisa Rp. 200.000. sampai 300.000 ribu ,lumayan sih  tergantung kemauan mau buat berapa macam bentuk makanan,” ujar Sulastri saat di wawancarai media Reformasiaktual, Senin 04 April 2022.

Ditempat berbeda awak media sambangi pak Murtadhe di kantornya iya katakan kalau bulan puasa berkahnya banyak, kita berjualan apa saja insyaallah pasti ada yang beli, Alhamdulillah dan lumayan untuk mengisi waktu luang sambil berjualan takjil di halaman pasar Tradisional Paiton,” ungkap Murtadhe.

Lanjut H. Murtadhe katakan,” untuk Ramadhan kali ini para pedagang takjil, semuanya akan diarahkan ke halaman pasar dan kita akan tetapkan pedagang takjil pada satu titik biar lebih teratur dan tidak mengganggu arus lalu lintas, apalagi berada di depan jalan raya pantura.

Pedagang takjil yang dikumpulkan di halaman pasar paiton itu tidak dipungut biaya, bahkan, untuk jumlah tenda pedagang takjil yang akan ditempatkan itu sebanyak 35 tenda yang sudah di persiapkan semuanya gratis apalagi sekarang dikung penuh kegiatan gebyar Ramadhan oleh tiga elemin yaitu disperindag PT. POMI paiton termasuk pimpinan BRI cabang probolinggo,” pungkasnya.

(Yuni RA)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *