Wakil Walikota Bukittinggi Marfendi Silaturahmi Dengan Perantau Banuhampu di Kota Medan

Kepala Daerah459 Dilihat

 

Reformasiaktual.com // Bukittinggi — Wakil Wali Kota Bukittinggi Marfendi meminta para perantau untuk selalu menjalin sinergitas dengan kampung halaman, sehingga dapat menciptakan sesuatu hal yang positif untuk kemajuan kampung halaman.

“Sinergitas perantau dengan ranah yang ada di Sumatera Barat yang dibuat itu saling memberi diantara keduanya ini, akan memberikan kebaikan-kebaikan pada masa yang akan datang,” ujar Marfendi usai bertemu dengan perantau Banuhampu di kota Medan, kemarin.

Marfendi mengatakan, kenjungan ke kota Medan, Sumatera Utara dalam kegiatan hari keluarga Nasional, dan penurunan stunting di kota Medan.

Dalam kesempatan itu, Marfendi yang juga “Ninik Mamak Rang Kurai” ini juga berkesempatan bertemu dengan perantau Banu Hampuh, Kabupaten Agam.

Dalam pertemuan itu, Marfendi mengaku salut dengan para perantau yang telah mendirikan Yayasan semenjak tahun 1950 silam.

“Kesempatan untuk bertemu dengan perantau Banu Hampuh di kota Medan ini, Alhamdulillah perantau sudah mendirikan yayasan semenjak tahun 1950 dan punya aset luar biasa berupa tanah yang cukup luas di tengah kota Medan, sehingga dapat dimanfaatkan untuk kegiatan sosial dan juga pendidikan,” paparnya.

Marfendi berharap, dalam pertemuan tersebut dapat memberikan berkah.

Lebih dari itu, Marfendi memiliki satu harapan ke depan mengingat memang banyak sekali orang Minang yang ada di kota Medan.

“Ini merupakan aset yang telah dibuat oleh orang tua kita dulu, dibeli terlebih dulu dimanfaatkan sebaik-baik mungkin dan dipelihara sampai nanti kemudian bermanfaat untuk siapapun,” ucapnya.

Dalam pertemuan, Marfendi diterima Ketua Pengurus Yayasan Zulfahmi Iskandar dan Pembina Yayasan Nur Hamdi, beserta para perantau yang ada di kota Medan.

“Mudah-mudahan ini akan dapat melahirkan kebaikan-kebaikan pada masa yang akan datang, dan salah satu harapan kita lagi bagaimana membina hubungan antara rantau dengan rantau,” paparnya

“Artinya, kita yang ada di Medan dengan para tokoh kita yang ada di daerah lain, begitu juga dengan perantau dengan ranah yang ada di Sumatera Barat agar sinergi yang dibuat itu saling memberi di antara ke duanya. Ini akan memberikan kebaikan-kebaikan pada masa yang akan datang,” harapannya.

 

(Adju)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *