KBB Reformasiaktual.com // Bandung Barat- Bersamaan dengan momentum jelang pergantian tahun baru 2022/2023, Pemerintahan Desa (Pemdes) Bongas gelar acara do’a bersama dalam syukuran atas pembangunan jembatan apung yang baru selesai, Sabtu 30 Desember 2022.
Acara tersebut di pimpinan langsung oleh Kepala Desa H. Asep di dampingi ketua BPD Desa Bongas Melas serta jajaran Pemerintahan Desa Bongas, turut hadir juga para tokoh masyarakat Bongas yang di saksikan langsung H. Rendi dari pihak pengembang jembatan Balong Cilengkrang ( BCL).
Dengan di bangunnya jembatan Apung BCL yang menghubungkan kampung Balong ke Kampung Cilengkrang dan Kampung Perlas RW 04 Desa Bongas, salah satu upaya dari Pemerintah Desa (Pemdes) Bongas bekerja sama dengan salah satu pengembang guna menggali potensi daerah. Tutur H Asep Kepala Desa Bongas.
“Secara historis antara Kampung Balong dengan Kampumg Cilengkrang Perlas merupakan satu kesatuan wilayah yang memiliki hubungan emosional yang kental, tetapi akibat adanya Waduk Saguling hampir puluhan tahun hubungan itu terpisah dan kini terhubung kembali,” ungkap H.Asep
Insyaalloh dengan adanya jembatan Apung ini seluruh masyarakat Desa bongas khususnya dan masyarakat luar akan terbantu dalam melakukan aktivitas sehari-hari
Masih H.Asep “Sebelum adanya Waduk Saguling masyarakat bisa berjalan kaki lebih jauh, apalagi ini sering dilalui masyarakat seperti pedagang, masyarakat yang ke pasar warung awi bahkan anak-anak sekolah, serta masyarakat yang mau berangkat bekerja, dengan adanya Jembatan ini akan mempercepat waktu dan jarak,” jelasnya.
Hal senada katakan, Melas Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) Desa Bongas, “bahwa keberadaan Jembatan Apung BCL akan membantu masyarakat banyak dan menopang segala kegiatan masyarakat khususnya masyarakat Desa Bongas termasuk laju putaran ekonomi, sedikitnya akan menciptakan potensi lain warga yang berada disekitarnya,” tandasnya.
“Secara progres kedepannya Insyalloh Jembatan Apung BCL ini akan menjadi salah satu jembatan alternatif seluruh masyrakat,” Terang H.Rendi salah satu Pengembang Jembatan Apung pada awak media.
Masih H.Rendi, “Sebetulnya jembatan apung ini bukan hanya menyambungkan kampung Balong sama Perlas saja, tetapi memang kita merencanakan jembatan Apung ini penghubung antara Desa Batulayang dengan Desa Bongas, dan sekarang baru beres satu jembatan apung yang menghubungkan Kampumg Balong – Perlas yang baru beres,”
“Jembatan kedua sedang dalam pengerjaan, progresnya akan dibangun juga jembatan apung sambungan dari kampung ugrem Desa bongas dengan Kampung Cikakak Desa Batulayang, yang Insyalloh dalam waktu dekat juga beres di kerjakan,” terang H.Rendi
“Secara progres ke depan bahwa jembatan Apung BCL di rancang akan menjadi lintasan alternatif seluruh masyarakat Bandung barat khususnya para pengendara motor yang bertujuan ke wilayah selatan Kabupaten Bandung barat, dari arah kecamatan cililin pintu masuk dari jalan Cikakak – jembatan Apung BCL – keluar dari Kampung Ugrem di sambung masuk Kampung Balong – Jembatan Apung BCL- Keluar Kampung Cilengkrang (Perlas) terus keluar di kampung Warung Awi – Cijenuk sampai kecamatan Cipongkor dan sebaliknya,” tambah H.Rendi .
Terakhir H. Rendi menerangkan bahwa, “jembatan Apung BCL ini akan menjadi jalan alternatif dan menopang perekonomian dan mengangkat potensi alam lain seperti Pariwisata lokal wilayah kecamatan cililin.
(A. Abr R A)













