Lebak,, RepormasiAktual.com
Terkait dengan adanya dugaan penggelapan bantuan program Indonesia pintar (PIP) yang di lakukan oleh oknum kepala sekolah dan bendahara sekolah SDN 2 cimancak kecamatan Bayah hingga saat ini dari pihak dinas pendidikan dan kebudayaan (Disdikbud) kabupaten Lebak Banten hingga saat ini belum ada tidakan apapun
kurang lebih sekitar 60 siswa/i yang di duga di gelapkan bantuannya oleh oknum kepala sekolah SDN 2 cimancak, program indonesia pintar (PIP) yang di berikan oleh pemerintah pusat melalui Dinas pendidikan kabupaten lebak,
Sayang bantuan yang di berikan terhadap siswa/i SDN 2 cimancak yang berada di desa Cimancak kecamatan Bayah kabupaten Lebak Banten tersebut, diduga di salah gunakan oleh oknum kepala sekolah SDN 2 cimancak sehingga siswa/i di anggap tidak merasakan bantuan tersebut,
Sementara dari jumlah yang mendapatkan bantuan program Indonesia pintar (PIP) untuk di tahun anggaran 2022 di SDN 2 cimancak sekitaran 66 siswa/i yang mendapatkan yang tercantum di aplikasi pip salur dari pusat/reguler
Sementara dari data PIPsalur yang dari pemerintah pusat diduga di anggap tidak benar dan tidak ada masalah sebagai penerima manfaat nama siswa/i yang tercantum di list PIP salur sebagai penerima bantuan program Indonesia pintar (PIP) yang mendapatkan sekitar 66 siswa/i, akan tetapi KabidSD dan ketua PGRI membenarkan apa yang telah di berikan keterangan palsu oleh oknum kepala sekolah dan bendahara sekolah SDN 2 cimancak kecamatan, Bayah, yang mendapatkan bantuan program Indonesia pintar (PIP) dari pusat/reguler hanya 3 orang siswa/i dan yang lebih banyak menerima bantuan PIP yang dari Aspirasi dewan sekitar 45 orang siswa/i dan untuk keseluruhan sekitar 48 orang siswa/i yang mendapatkan bukan 66 orang siswa/i dan hal itu di anggap tidak benar dan saya percaya apah yang di katakan dan di laporkan oleh kepala sekolah nya termasuk pengurus PIP nya,,
Dugaan penggelapan bantuan program Indonesia pintar (PIP) pihak media pun mencoba menghubungi Kabid SD Maman Suryaman melalui pia Watsap/telpon seluler nya untuk meminta tanggapan terhadap Kabid SD Maman Suryaman ia mengatakan Kalau memang di anggapnya lemah pengawasan dari pihak dinas pendidikan kabupaten, mari bersama sama masyarakat meningkatkan pengawasannya
Masyarakat pun bisa melapor apabila ada oknum pengelola PIP yang melanggar itu salah satu bentuk pengawasan nya,
Sementara dari pihak dinas kabupaten Banyak yang telah dilakukan, diantaranya bentuk pengawasan tarmasuk oleh pihak pengawas dari setiap sekolah, yang telah menyampaikan informasi dll,nya
Dan jika memang masih di anggap lemah Justru harus dibantu oleh pihak masyarakat ,seperti orang tua siswa untuk saling mengawasi gimna kinerja seorang guru terutama kepala sekolahnya, terang nya
Di tempat terpisah di saat awak media mencoba meminta tanggapan dari ketu PGRI kecamatan Bayah jarsa ia mengatakan nanti jika ada waktu biar saya yang akan mempertemukan sama kepala sekolah nya dan komite termasuk OPS nya biar mereka yang akan mengkonfirmasi nya, terangnya ketua PGRI
Sementara dari pihak ketua k3s Yana hingga saat ini belum ada kabar setelah beberapa Minggu kebelakang membahas terkait dengan adanya dugaan penggelapan bantuan program Indonesia pintar (PIP) dan k3S Yana akan memberikan kabar secepatnya namun hingga berita ini beberapa kali tayang tidak ada kabar bertitanya dari ketua k3s Yana,,
Setelah beberapa kali tayang pemberitaan terkait dengan adanya dugaan penggelapan yang di lakukan oleh oknum kepala sekolah dan bendahara sekolah SDN 2 cimancak Desa cimancak kecamatan Bayah kab.lebak Banten hingga saat ini masih belum juga ada jawaban termasuk dari pihak dinas kabupaten Lebak pun tidak ada tindak lanjutnya apalagi dari pihak aparat penegak hukum (APH) pun belum ada tidak lanjutnya,,
S/M