Pembukaan PelatihanPra Operasi Pekat I Lodaya – 2025 Polda Jabar

TNI/Polri57 Dilihat

Reformasiaktual.com//Karorena Polda Jabar Kombes Pol. Teguh Tri Sasongko S.I.K. memimpin pembukaan Lat Praops Pekat I Lodaya 2025 yang dilaksanakan di Ruang Vicon Djayalaksana dan Aula Herman Sudjanadiwirja Mapolda Jabar, Selasa (25/2/2025)

Kegiatan tersebut diikuti oleh Pejabat Utama Polda Jabar;
Wakapolres jajaran Polda Jabar; Para Kabag Ops, Kasat Reskrim, Kasat Narkoba, Kasat Intelkam, Kasat Samapta, Kasat Binmas, Kasi Propam, Kasi Dokkes, Kasi Humas dan Kasi Tipol Jajaran Polda Jabar.

Pembukaan Pelatihan Pra Operasi Pekat I Lodaya-2025 Polda Jabar, akan dilaksanakan selama 10 hari, mulai tanggal 27 februari sampai dengan 08 maret 2025 dalam rangka
cipta kondisi Kamtibmas yang
kondusif saat pelaksanaan
Ramadhan dan menjelang Idul
Fitri 1446 H Tahun 2025, dengan mengedepankan kegiatan penegakan hukum yang didukung giat intelijen, preemtif,
preventif dan Banops.

Karorena Polda Jabar mengatakan bahwa latihan Pra Operasi ini merupakan salah satu tahapan penting dan
sangat strategis dalam manajemen operasi, khususnya bidang perencanaan, yaitu dalam upaya
mempersiapkan sumber daya manusia
Polri yang akan melaksanakan tugas
Operasi Pekat I Lodaya-2025,
sebagai kebutuhan mendasar pada setiap
penggelaran operasi Kepolisian.

“Oleh karena itu, melalui Latihan
Pra Operasi ini, saya berharap agar
dapat meningkatkan kesiapsiagaan
Polri yang terintegrasi, akuntabel,transparan, efektif dan efisien
sehingga diharapkan Polri mampu
memberikan perlindungan,
pengayoman dan pelayanan kepada
masyarakat, serta penegakkan hukum
dalam mewujudkan situasi kamtibmas
yang kondusif, baik saat ramadhan dan
menjelang idul fitri 1446 hijriah tahun
2025.” ungkap Karorena Polda Jabar.

“Selain itu, diharapkan dapat meningkatkan kinerja Polri, sehingga
mampu menampilkan performanya
yang responsif dan adaptif dalam rangka mengantisipasi setiap
perkembangan situasi dan mampu
menghadapi berbagai tantangan tugas
yang terjadi secara profesional, proporsional dan akuntabel serta
dapat menjawab apa yang menjadi
harapan dan tuntutan masyarakat.” ujarnya.

Oleh karena itu, Polri yang bertugas sebagai Harkamtibmas, penegak hukum, menegakkan hukum dan memberikan perlindungan,
pengayoman dan pelayanan kepada
masyarakat, senantiasa dituntut
untuk memberikan kenyamanan dan
kedamaian melalui kehadiran personel
Polri di tengah – tengah masyarakat
sehingga aktivitas masyarakat selama
bulan puasa dan menjelang ramadhan
1446 hijriah dapat berjalan dengan aman, damai dan tentram.

Untuk mempersiapkan personel Polri yang
prediktif, responsibilitas, dan
transparansi berkeadilan, maka
diperlukan wahana kegiatan berupa
pelatihan pra operasi yang merupakan bagian dalam tahapan
operasi, yaitu sebagai salah satu
cara mengantisipasi serta bentuk
keseriusan Polri dalam menghadapi berbagai kemungkinan ancaman yang akan timbul, maupun menjadi gangguan Kamtibmas nyata, khususnya pada saat Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1446 Hijriah tahun 2025.

Pada kesempatan tersebut Karorena Polda Jabar memberikan beberapa
penekanan agar para peserta melaksanakan pelatihan yang singkat ini dengan serius,
sungguh-sungguh dan dengan penuh
tanggung jawab, sehingga materi
yang disampaikan dapat diserap dengan
baik dan diimplementasikan pada saat
pelaksanaan operasi.

“Tingkatkan terus kemampuan teknis dan taktis sehingga
pelaksanaan tugas di lapangan sesuai dengan SOP dan perundang-undangan
yang berlaku serta tingkatkan dan mantapkan
sinergitas fungsi operasional Polri
pada Operasi Pekat I Lodaya-2025
sehingga mempermudah dalam
pelaksanaan tugas.” katanya.

Bid Humas Polda Jabar