Sekretaris Dishub Muara Enim Diduga Tak Menghargai Awak Media dan Ormas, Kantor Terlihat Tak Terawat

Daerah10 Dilihat

Muara Enim–Rabu 26 Februari 2025 – Sikap tertutup dan kurang kooperatif ditunjukkan oleh jajaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Muara Enim saat awak media dan organisasi masyarakat (ormas) berkunjung pada pukul 11.30 WIB.

Kedatangan kami bertujuan untuk bertemu langsung dengan Kepala Dinas (Kadin) guna mengkonfirmasi beberapa hal penting. Namun, staf Dishub menginformasikan bahwa Kadin sedang berada di Palembang. Kami kemudian meminta untuk bertemu dengan Sekretaris Dishub sebagai perwakilan.

Staf awalnya meminta kami menunggu, namun setelah beberapa saat, muncul jawaban bahwa Sekretaris tidak bisa ditemui dengan alasan sedang sibuk dengan banyak pekerjaan. Bahkan ketika kami meminta waktu sebentar saja, tetap ditolak mentah-mentah tanpa ada alasan yang jelas.

Sikap ini tentu menimbulkan tanda tanya besar. Apakah seorang pejabat publik tidak memiliki waktu sejenak untuk menemui masyarakat dan pers? Apakah instansi ini memang tertutup dan anti-kritik?

Lebih miris lagi, saat kami mengamati kondisi kantor Dishub, kami dikejutkan dengan banyaknya sarang laba-laba yang menjalar di dinding kantor. Pemandangan ini menimbulkan kesan seolah-olah kantor tersebut jarang dihuni atau minim perawatan.

Saat kami meminta izin untuk mengambil foto, staf Dishub mengizinkan. Namun, ketika kami menanyakan mengapa kantor dalam kondisi seperti itu, mereka hanya diam dan tersenyum tanpa memberikan jawaban apa pun.

Apakah ini cerminan kinerja Dishub Muara Enim? Kantor yang tampak tak terurus, pejabat yang sulit ditemui, dan pelayanan yang jauh dari kata profesional. Sikap semacam ini tentu patut dipertanyakan, mengingat mereka bekerja untuk kepentingan publik, bukan untuk kepentingan pribadi.

Tanpa mendapatkan kejelasan maupun respons yang layak, kami pun meninggalkan kantor Dishub dengan kekecewaan mendalam. Jika pelayanan terhadap awak media dan ormas saja seperti ini, bagaimana dengan pelayanan kepada masyarakat luas.”