DPRD OKU Timur Soroti Tunggakan Insentif Dokter Selama Enam Bulan Belum Dibayar Dinkes Oku Timur

Daerah568 Dilihat

Gambar Ilustrasi

OKU Timur
Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) DPRD Kabupaten OKU Timur menyoroti serius persoalan insentif dokter yang hingga kini belum dibayarkan oleh Dinas Kesehatan (Dinkes) kabupaten OKU Timur Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel)

Di mana tunggakan selama enam bulan itu dinilai sangat memprihatinkan dan berpotensi menimbulkan dampak serius terhadap pelayanan kesehatan masyarakat.

Hal ini disampaikan oleh Juru Bicara Fraksi PKB, Vindo Faisal Anugerah, SH, dalam Rapat Paripurna Ke-10 DPRD OKU Timur Masa Persidangan Ke-III Tahun 2025 yang digelar Selasa (3/6/2025) dengan agenda Pemandangan Umum Fraksi-fraksi terhadap Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati OKU Timur Tahun 2024.

“Insentif dokter yang tertunggak selama enam bulan ini sejatinya sudah dianggarkan sebesar Rp 2,7 miliar pada tahun anggaran 2024. Namun hingga pertengahan 2025, hak tenaga medis tersebut belum juga dibayarkan. Ini persoalan serius yang harus segera diselesaikan,” tegas Vindo dalam rapat paripurna di ruang sidang DPRD.

Menurutnya, keterlambatan pembayaran insentif ini sudah berlangsung terlalu lama dan menunjukkan lemahnya manajemen pengelolaan anggaran di tubuh Dinas Kesehatan.
Ia juga memperingatkan, jika masalah ini tak segera diselesaikan, para dokter yang bertugas di Puskesmas-Puskesmas di Kabupaten OKU Timur berpotensi melakukan aksi mogok kerja.

“Jangan sampai pelayanan kesehatan masyarakat terganggu hanya karena kelalaian pemerintah dalam memenuhi hak tenaga kesehatan. Kami mendesak Dinas Kesehatan segera bertindak cepat dan konkret,” ujarnya.

Lebih jauh, Fraksi PKB mengajak seluruh elemen DPRD dan pemerintah daerah untuk bersama-sama mencermati dan mengevaluasi LKPJ Bupati OKU Timur 2024 secara objektif dan menyeluruh.

Tujuannya agar pengambilan keputusan benar-benar membawa manfaat, keberkahan, dan kesejahteraan bagi masyarakat OKU Timur. (Rilis Krisna)