Diduga Pemilik Pertashop Didesa Negri Ratu Tidak Mau Bertanggung jawab, Pertashop Disegel Masyarakat

Hukrim874 Dilihat

OKU Timur – Sebuah Pertashop yang berada di Desa Negeri Ratu, Kecamatan Bunga Mayang, Kabupaten OKU Timur, kini menjadi sorotan publik setelah sempat viral diduga melakukan praktik penjualan minyak mentah. Saat ini, Pertashop tersebut dibiarkan terbengkalai dan disegel oleh masyarakat setempat akibat tidak adanya tanggung jawab dari pemilik usaha.

Kekecewaan masyarakat memuncak karena pemilik Pertashop enggan menemui warga yang merasa dirugikan. Padahal, berdasarkan informasi, pihak pemilik telah menandatangani surat perjanjian di atas materai, menyatakan kesanggupan untuk mengganti kerusakan pada mesin motor, mobil, maupun peralatan lain yang terdampak akibat bahan bakar yang tidak sesuai standar.

“Sampai sekarang, dia (pemilik Pertashop) tidak juga menemui kami. Pertashop itu pun dibiarkan begitu saja, tidak ada kejelasan. Malah kami jadi curiga ada yang disembunyikan,” ujar salah satu warga yang enggan disebutkan namanya.

Kecurigaan masyarakat semakin menguat setelah beredar informasi bahwa pengisian BBM ke tangki Pertashop tersebut tidak menggunakan mobil tangki resmi dari Pertamina, melainkan hanya menggunakan jeriken. Praktik ini jelas bertentangan dengan standar operasional resmi dari Pertamina yang mewajibkan suplai BBM melalui jalur distribusi resmi.

Atas kejadian ini, masyarakat Kecamatan Bunga Mayang meminta kepada aparat penegak hukum untuk segera turun tangan dan mengusut tuntas dugaan pelanggaran yang dilakukan oleh pemilik Pertashop. Warga juga mendesak agar pihak yang bersangkutan segera menunjukkan itikad baik dan bertanggung jawab atas dampak yang telah ditimbulkan.

“Kami tidak ingin ada lagi korban. Pertashop ini harus ditindak tegas, jangan sampai masyarakat terus dirugikan,” tegas warga lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, pemilik Pertashop belum memberikan pernyataan resmi maupun klarifikasi kepada publik.Rilis (:;)