OKU Timur – Pemerintah Desa (Pemdes) Peracak Jaya, Kecamatan Jayapura, menggelar kegiatan restocking atau penebaran bibit ikan di Sungai Kungkilan. Kegiatan ini bertujuan menjaga kelestarian ekosistem perairan sekaligus mendukung program ketahanan pangan dan pemenuhan gizi masyarakat.
Kepala Desa Peracak Jaya, Ali Muhidin, dalam sambutannya menyampaikan bahwa penebaran bibit ikan ini merupakan langkah nyata untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, khususnya anak-anak, agar terhindar dari stunting. Jenis ikan yang ditebar di antaranya ikan patin, ikan emas, dan ikan baung.
“Kami berharap masyarakat ikut menjaga ekosistem sungai ini. Jangan ada lagi yang meracuni, menyetrum, menjala, atau menjaring ikan yang baru ditebar. Biarkan mereka berkembang biak agar manfaatnya bisa dirasakan bersama,” ujar Ali Muhidin.
Sebagai bentuk ketegasan, pihak desa memberlakukan sanksi bagi pelanggar, yakni denda Rp500 ribu per ekor ikan atau ancaman kurungan penjara. Aturan ini dibuat untuk memastikan keberlanjutan program restocking berjalan dengan baik.
Acara ini turut dihadiri oleh perwakilan Bupati OKU Timur, yakni Kepala Dinas Perikanan yang diwakili oleh Bapak Pomo, Camat Jayapura yang diwakili Sekcam Pajar beserta staf, UPTD Jayapura Agus, perangkat desa, BPD, MPD, serta seluruh lapisan masyarakat.
Selain kegiatan restocking, Pemdes Peracak Jaya juga memiliki rencana besar untuk menormalisasi sungai sekaligus mengembangkan Sungai Kungkilan sebagai destinasi wisata desa. Dengan bentang alam yang indah dan dikelilingi sungai, Desa Peracak Jaya memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai desa wisata berbasis ekologi.
“Kami berharap ada dukungan dari pemerintah daerah maupun provinsi agar rencana besar ini dapat terwujud, sehingga tidak hanya berdampak pada kelestarian lingkungan tetapi juga kesejahteraan masyarakat desa,” tutup Ali Muhidin.Rilis Krisna







