Langkah Nyata Sinergi TNI Dan Pemerintah Desa Cilame Peletakan Batu Pertama Koperasi Merah Putih

Daerah164 Dilihat

Reformasiaktual.com//Bandung Barat-
Dengan semangat kebersamaan dan gotong royong, Wakil Bupati Kabupaten Bandung Barat H.Asep Ismail, melakukan peletakan batu pertama pembangunan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih, di Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat,” Jumat (17/10/2025).

Didampingi unsur Forkopimda, Forkopimcam Pangdam lll Siliwangi, Kapolres Cimahi Dandim, Danramil Padalarang, Kapolsek Padalarang, Staf Intelijen Kejari bale Bandung, Kejaksaan, para Kepala Desa se-Kecamatan Ngamprah, Tokoh Agama Tokoh Pemuda dan tamu undangan lainnya

Kegiatan ini merupakan bagian dari rangkaian nasional Ground Breaking pembangunan fisik 800 gerai, pergudangan, dan sarana pendukung Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dilaksanakan serentak di seluruh Indonesia melalui video conference bersama Presiden Republik Indonesia, sebagai wujud dukungan terhadap program nasional Presiden dalam pembentukan 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih.

Kegiatan ini menjadi tonggak penting kolaborasi antara TNI melalui Kodam III/Siliwangi, PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero), dan Pemerintah daerah, yang bersama-sama menggulirkan visi besar: menghadirkan Koperasi Desa sebagai poros ekonomi rakyat dengan slogan “Bangun Koperasi Desa, Indonesia Jaya.

Peletakan batu pertama (ground breaking) ini merupakan bagian dari pelaksanaan pembangunan 80.000 gerai, gudang, dan sarana pendukung Koperasi Merah Putih di seluruh Indonesia. Sebanyak 800 gerai dibangun secara serentak di berbagai satuan jajaran TNI AD, di seluruh Daerah.

Kegiatan ini menjadi tonggak penting kolaborasi antara Pemerintah dan TNI- AD melalui Kodam III/Siliwangi, PT Agrinas Pangan Nusantara (Persero), yang bersama-sama menggulirkan visi besar: menghadirkan koperasi Desa sebagai poros ekonomi rakyat dengan slogan,” Bangun Koperasi Desa, Indonesia Jaya.”

Pemerintah Desa (PEM-des) Cilame, pertama Gerakan Nasional, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat (KBB)
Penunjukan Desa Cilame sebagai lokasi perdana pembangunan gerai Koperasi Merah Putih, ini menjadi kebanggaan tersendiri bagi warga Cilame.

Aas Muhamad Anshor S.H, M.H, N.L.P, , sebagai Kepala Desa Cilame menyatakan tidak menyangka Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, akan menjadi perdana proyek berskala Nasional.
“Aas Muhammad Ansor mengaku baru tahu dua hari sebelum acara. Awalnya tentu kaget karena waktu sangat singkat untuk persiapan. Dikarenakan ini adalah bagian dari program Nasional pembangunan ekonomi rakyat, harus siap dan langsung bergerak, ini suatu kebanggaan dan penghormatan buat Desa Cilame,”terangnya.

Aas Muhammad Ansor S.H,M.H, NL.P, berharap pembangunan gerai koperasi merah putih ini akan menjadi motor penggerak ekonomi masyarakat Desa Cilame, terutama dalam menghidupkan kembali semangat koperasi sebagai basis kemandirian ekonomi masyarakat.

“Koperasi Merah Putih ini bukan hanya tempat berdagang, tapi wadah untuk kebersamaan warga. berharap ini bisa menumbuhkan usaha masyarakat, menyediakan kebutuhan dengan harga terjangkau, serta membuka lapangan kerja,” harapnya.

Ditempat yang sama Camat Kecamatan Ngamprah Agnes Virganty S,STP,M,Si
menyampaikan peletakan batu pertama / Ground Breaking pembangunan fisik Girai, ini Momentum bersejarah memiliki makna Istimewa karena bertepatan hari ulang Tahun Bapak Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto ke-74,”ujarnya.

Pembangunan proyek gerai dan gudang Koperasi Merah Putih, bagian penting upaya memperkuat ketahanan pangan Nasional, serta memperluas akses ekonomi bagi masyarakat pedesaan.

Program ini terbuka bagi seluruh wilayah yang memiliki kesiapan lahan minimal 1.000 meter persegi dan akses jalan memadai, berharap Desa-desa di Kabupaten Bandung Barat (KBB) berkoordinasi dan bekerja sama dan seluruh Kecamatan ikut terlibat agar dampaknya semakin meluas,” harapnya

Pembangunan Koperasi Merah Putih Desa ini menjadi wujud nyata kolaborasi strategis antara unsur pertahanan dan ekonomi, bersama Kodam III / Siliwangi bersama PT Agrinas mendorong percepatan pembangunan Gerai Koperasi di berbagai wilayah Indonesia dengan misi utama: membangun ketahanan ekonomi berbasis Desa dan Koperasi wujud nyata untuk masyarakat.

Gerai berfungsi tidak hanya sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok, tetapi juga sentra logistik, pemasaran hasil tani, dan pusat pemberdayaan ekonomi anggota koperasi, berharap menjadi fondasi kuat untuk mewujudkan Desa yang mandiri, produktif, dan berdaya saing,”harapnya.

Proyek 80.000 pembangunan Gerai ini menjadi manifestasi nyata dari semangat pemerataan ekonomi, pintu gerakan besar menuju,” Ekonomi Rakyat Desa, di mana Desa tidak lagi berada di pinggiran, melainkan menjadi pusat pertumbuhan baru. Pemerintah menjadi bukti bahwa kesejahteraan akan menjadi kekuatan dengan semanget gotong royong juga partisipasi masyarakat didukung TNI dan stakeholder,” pungkasnya.

Program ini merupakan tindak lanjut dari Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 9 Tahun 2025 dan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 9 Tahun 2025 tentang Percepatan Pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia (RI) Prabowo Subianto, pada bulan Juli lalu telah diresmikan oleh Bapak Presiden. Seluruh 80.000 Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih resmi memiliki legalitas.

Presiden Prabowo ingin menjadikan koperasi sebagai alat perjuangan ekonomi rakyat, sekaligus melanjutkan cita-cita para pendiri bangsa seperti Bung Hatta dan Margono Djojohadikusumo.

Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih nantinya akan berfungsi menyalurkan kebutuhan pokok masyarakat Desa, serta menampung dan membeli hasil produksi warga Desa. Pemerintah mendorong agar koperasi menjadi badan usaha yang sejajar dengan BUMN dan swasta, sebagai pilar utama ekonomi kerakyatan.

Journalist A2n RA***jen