“Wou”Warga Keluhkan Mahalnya Tarif Parkir di Wisata Air Mencar Jayapura Capai Puluhan Ribu

Daerah587 Dilihat

OKU Timur-Jagat maya diramaikan keluhan warga terkait mahalnya tarif parkir di objek wisata Air Mencar Jaya, Desa Lengot, Kecamatan Jayapura, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) Timur.

Warganet menilai biaya parkir yang ditetapkan pengelola terlalu tinggi dan tidak masuk akal.

Dalam karcis yang beredar luas di media sosial, tarif parkir di kawasan wisata tersebut mencapai Rp50.000 untuk mobil dan Rp20.000 untuk sepeda motor. Informasi itu langsung menuai kecaman publik, terutama dari warga yang sering berkunjung ke lokasi wisata alam tersebut.

“Sangat tinggi biaya parkirnya, ini sudah seperti pungli. Mana kadang petugasnya tidak tanggung jawab terhadap kendaraan,” tulis salah satu pengguna media sosial yang mengunggah foto karcis parkir itu baru-baru ini.

Unggahan tersebut kemudian dibanjiri komentar serupa dari pengguna lainnya.

Banyak warga mengaku kecewa karena niat untuk berlibur di lokasi wisata alami itu justru berujung kekecewaan. Selain tarif parkir yang dinilai memberatkan, sejumlah pengunjung juga mengeluhkan sikap petugas parkir yang dinilai kurang sopan dan tidak profesional.

“Parkir di Air Mencar melebihi wisata besar seperti Danau Ranau. Di sana mobil cuma Rp5 ribu, kadang juga tidak bayar,” tulis warganet lain dalam kolom komentar yang viral di beberapa grup Facebook lokal OKU Timur.

Tidak hanya masalah tarif, pengunjung juga mengaku keberatan dengan sistem pembayaran yang diterapkan petugas parkir. Pasalnya, pengelola disebut meminta uang parkir di awal, bukan setelah kendaraan akan keluar dari area wisata. Hal itu menambah rasa tidak nyaman pengunjung yang datang bersama keluarga.

Masyarakat berharap pemerintah daerah segera turun tangan untuk menertibkan sistem pengelolaan parkir di kawasan wisata tersebut. Mereka khawatir, praktik seperti ini justru dapat merusak citra wisata OKU Timur yang sedang berkembang dan berdampak pada menurunnya minat wisatawan.

“Kami yakin kalau dibiarkan, lama-lama masyarakat enggan berkunjung. UMKM sekitar juga bisa ikut terdampak,” kata salah satu warga Lengot saat dimintai tanggapan, Rabu (29/10/2025).

Sementara itu, Camat Jayapura, Gunawan Septiadi, saat dikonfirmasi belum memberikan keterangan resmi terkait keluhan masyarakat tersebut. Warga pun berharap Dinas Pariwisata OKU Timur, pemerintah kecamatan, dan pihak desa segera melakukan pembinaan terhadap pengelola wisata Air Mencar agar kejadian serupa tidak kembali terulang.(k)