


Reformasiaktual.com //Bandung Barat-
Aktivitas warga Desa Nangerang, Kecamatan Cililin, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, terganggu akibat tanah longsor dan jalan Kabupaten amblas, yang terjadi sore sekitar jam 16,00 WIB, Kerusakan terparah terjadi pada akses jalan utama yang kini tidak dapat dilalui kendaraan roda dua maupun roda empat.
Hujan deras yang melanda Desa Nangerang pada Kamis (04/12/2025) mengakibatkan tebing longsor dan amblasnya badan jalan Kabupaten, jalan amblas berdekatan dengan jembatan, di bawah sebelum kantor Pemerintah desa Nangerang.
Menanggapi kejadian tersebut, Pemerintah Desa Nangerang bergerak cepat dengan menutup total akses jalan sementara dan segera melakukan asesmen teknis untuk memastikan keamanan, sedangkan struktur jembatan yang telah berusia puluhan tahun, tergerus dan terkikis di takutkan lama kelamaan akan mengakibatkan jembatan akan ambruk, itulah yang dikawatirkan.
Kepala Desa Nangerang Rahmat Wibowo S.Ip,, menjelaskan bahwa longsor dan amblesnya jalan kabupaten disebabkan oleh tersumbatnya saluran air, kondisi tersebut membuat air tidak mengalir dengan baik dan akhirnya menggerus lapisan tanah secara perlahan. “Tanah di bawahnya terkikis hingga menyebabkan jalan amblas,” terangnya.
Wibowo menegaskan kepada Pemda Bandung Barat dan Dinas terkait segera dilakukan perbaikan, karena insiden ini masuk dalam kategori darurat dan menyangkut keselamatan masyarakat. “Kami mohon segera ambil langkah perbaikan untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan,” harapnya.
Wibowo memastikan tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kondisi jalan yang berstatus kabupaten tersebut masih dibatasi untuk dilalui.
Wibowo kemudian menyampaikan kekhawatiran warga bahwa longsoran akan meluas jika tidak segera ditangani.
“Seandainya tidak cepat diperbaiki, mungkin longsoran akan membesar,” ujarnya
Petugas gabungan dari Kecamatan Cililin, pemerintah desa, kepolisian, dan relawan telah meninjau lokasi, memasang papan peringatan, dan terus melakukan pemantauan. Warga diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan mengingat curah hujan masih tinggi.
Jurnalis A2n RA***Red







