BUMDes Pada Asih Saluyu Panen Tomat Ke Empat, Dorong Ketahanan Pangan Dan Ekonomi Desa Pada Asih

Daerah118 Dilihat

Reformasiaktual.com//Bandung Barat
Cisarua – Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Saluyu Desa Pada Asih, bersama para petani Desa Pada Asih, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat Jawa Barat, menggelar panen perdana tanaman jenis sayuran Tomat, di Kebun Kp Bongkok dan Kp Pamoyanan, Desa Pada Asih,” Jum’at (05/12/2025).

Panen perdana ini menjadi salah satu langkah nyata dalam mendukung program ketahanan pangan, sekaligus menggerakkan roda perekonomian desa.

Di lahan seluas sekitar 1 hektare, BUMDes Saluyu Desa Pada Asih, menanam 12,000, tanaman Tomat yang kini berhasil dipanen dengan hasil yang memuaskan. Panen ini merupakan bagian dari pengembangan Unit Usaha Hortikultura BUMDes Saluyu Desa Pada Asih. Selain menanam Tomat, juga menanam sayuran lainnya seperti kembang kol, bawang daun dan seladah.

Ketua BUMDes Desa Pada Asih Mandiri Yoyo Ojos menyambut baik keberhasilan panen perdana ini. Ia menegaskan bahwa langkah BUMDes Saluyu Desa Pada Asih, sejalan dengan program pemerintah di bidang ketahanan pangan pertanian.

“Di Unit Hortikultura ini beragam jenis sayuran yang bisa ditanam seperti, seladah kembang kol, jagung manis, cabai rawit, dan lainnya, mudah-mudahan panen perdana ini bisa membantu pendapatan desa dan masyarakat, sehingga ekonomi Desa Pada Asih semakin sejahtera,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya BUMDes Saluyu Desa Pada Asih sebagai badan usaha milik desa untuk mempromosikan pertanian sebagai sektor ekonomi potensial,“Pada intinya kita ingin menunjukkan kepada masyarakat bagaimana mengembangkan pertanian untuk kesejahteraan bersama,” tambahnya.

Ketua Unit Kelompok Tani Hortikultura Desa Pada Asih, H.Yayat Barokah mengungkapkan, bahwa keberhasilan panen kali ini tidak lepas dari proses belajar dan pengalaman.

“ Kali ini saya tanam 12, 000, alhamdulillah tumbuh subur. Kondisi tanah dan iklim di sini memang berbeda dengan daerah lain,” Ujarnya.

Meski demikian, H.Yayat Barokah mengakui masih ada kendala, seperti serangan hama dan keterbatasan pengetahuan petani mengenai pengendalian penyakit tanaman.
“Kami berharap ke depan ada perhatian dari pemerintah, khususnya penyuluhan, supaya para petani paham cara mengatasi penyakit tanaman,” harapnya.

Kepala Desa Pada Asih Deden Mujijat S.Ip, yang turut hadir dalam panen perdana ini, menyampaikan apresiasinya kepada pengurus baru BUMDes Saluyu Desa Pada Asih, yang dinilai mampu bekerja sama dengan para petani setempat.

“Saya sangat bersyukur. Mudah-mudahan BUMDes Saluyu Pada Asih, bisa memberdayakan petani, baik dari sisi permodalan maupun pengetahuan. Ini adalah langkah positif yang harus terus dilanjutkan,” ujarnya.

Mujijat juga mengungkapkan rencana pengembangan sektor usaha desa yang lebih luas ke depan,“Bukan hanya hortikultura, nanti kami ingin ada peternakan dan perikanan juga.

Jadi Desa Pada Asih bisa mandiri di sektor pangan, dari sayuran hingga protein hewani,” jelasnya.

Mujijat berharap dengan panen perdana ini, BUMDes Saluyu Pada Asih, berharap bisa menjadi motor penggerak ekonomi desa, sekaligus memastikan ketersediaan pangan bagi masyarakat Pada Asih umumnya Cisarua secara berkelanjutan.

Jurnalis A2n RA***