Geger Penemuan Bayi Merah dengan Ari-Ari Masih Menempel Dikali Kali Dangkal Pinggir Lapang Volly

Daerah101 Dilihat

Reformasiaktual.com//Bandung Barat
Cisarua – Seorang warga menemukan bayi dibuang di kali sungai yang sudah dangkal disamping lapang Volly, dimana kasusnya saat ini tengah ditangani Polsek Cisarua – Polres Cimahi,” Jum’at sore (0512/2025) oleh warga setempat.

Kronologis kejadiannya pada hari Kamis sore, 05 Desember 2025 diketahui sekitar jam 17.00 WIB, Di Pinggir kali Lapang volly Kp. Gandrung RT.04 RW.10, Desa Jambudipa Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat, geger penemuan bayi yang masih berdarah.

Penemuan bayi oleh warga setempat Omay Agus (46) ketika dalam perjalanan pulang mendengar suara bayi menangis, ketika di cari ditemukan seorang bayi perempuan baru lahir tergeletak dengan tali ari ari masih melekat dan masih berlumur darah.

Mengetahui kejadian tersebut Omay Agus (46) meminta bantuan kepada Asep Supriatna (35), kemudian segera membawa bayi tersebut ke klinik Bidan Ema.

Petugas medis segera memeriksa keadaan bayi yang masih berlumuran darah dan ari-ari menempel, hasil pemeriksaan bayi seberat 3,1 kg tersebut dalam keadaan sehat.

Untuk tindak lanjut, selanjutnya untuk sementara bayi tersebut saat ini dalam perawatan, dirawat oleh asep supriatna (35) penemu bayi tersebut beserta istrinya.

Kapolsek Cisarua Kompol AY Yogaswara S Ip, M H, menyatakan pihaknya kini berusaha mengungkap siapa pembuang bayi. “Kami sudah memeriksa beberapa saksi, tapi dari saksi yang ada belum didapat petunjuk yang mengarah siapa pelakunya,” ujarnya.

Dihubungi kemarin masih dalam penyelidikan. Meski demikian polisi tetap berusaha mencari pembuang bayi. Masyarakat yang mengetahui seseorang yang berada di sekitar lokasi pada Jum’at (0512) sore, diharapkan bisa memberikan informasi ke Polsek Cisarua -Polres Cimahi.

Polsek Cisarua – Polres Cimahi, segera menugaskan Personel Unit Reserse Kriminal ( Reskrim) untuk segera mencari pelaku, seorang perempuan yang telah melahirkan bayi dan membuangnya dan ditemukan warga setempat.

Jurnalis A2n RA***