Kepala SMAN 2 Karawang Apresiasi SMANDA Eduverse, Arahkan Siswa ke PTN

PENDIDIKAN68 Dilihat

Reformasiaktual.com//KARAWANG – Kegiatan SMANDA Eduverse 1.0 yang digelar alumni SMAN 2 Karawang mendapat sambutan positif dari pihak sekolah. Program ini dinilai menjadi jembatan strategis bagi siswa dalam mengenal dunia perkuliahan sekaligus mempersiapkan diri menembus Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Kepala SMAN 2 Karawang, Agus Setiawan, mengungkapkan kebanggaannya terhadap peran aktif alumni yang kembali ke sekolah untuk berbagi pengalaman. Menurutnya, kehadiran alumni bukan sekadar seremoni, melainkan bentuk nyata kepedulian terhadap masa depan adik kelas.

“Saya sangat mengapresiasi dan merasa bangga. Alumni hadir langsung memberi gambaran tentang pemilihan Perguruan Tinggi Negeri maupun Swasta, baik di Jawa Barat maupun di berbagai daerah di Indonesia,” ujar Agus saat dikonfirmasi, Selasa (20/1/2026).

Agus menilai kekuatan utama SMANDA Eduverse terletak pada pendekatan berbasis pengalaman nyata. Para alumni menyampaikan strategi, pola belajar, hingga kesiapan mental yang mereka jalani saat berjuang masuk perguruan tinggi.

“Ini bukan teori, tapi best practice. Alumni menceritakan proses yang mereka tempuh sampai diterima di kampus tujuan. Informasi seperti ini sangat berharga agar adik-adiknya bisa mengikuti jejak yang sama,” jelasnya.

Ia juga menekankan pentingnya siswa memahami arah akademik sejak dini, khususnya dalam memilih jurusan yang selaras dengan minat, bakat, serta mata pelajaran pendukung.
“Pemilihan jurusan tidak boleh asal. Siswa harus tahu fakultas tujuan dan mata pelajaran apa yang menjadi penunjang utama. Dengan SMANDA Eduverse, siswa kelas XII bisa menentukan pilihan kampus berdasarkan kemampuan dan nilai yang mereka miliki,” paparnya.

Melihat dampak positif kegiatan tersebut, Agus berencana menjadikan kolaborasi dengan alumni sebagai agenda berkelanjutan di SMAN 2 Karawang. Ia menilai hubungan antara sekolah dan alumni merupakan kekuatan penting dalam membangun kualitas lulusan.

“Ke depan, kerja sama ini harus terus dirawat. Kehadiran alumni bukan hanya berbagi informasi kampus, tetapi juga menunjukkan rasa cinta dan kepedulian mereka terhadap almamater,” tutup Agus.

(Jenal Alviansyah)