Perkuat Kerukunan Beragama, Polda Sumsel Terima Audiensi FKUB, MUI dan LDII

TNI/Polri53 Dilihat

PALEMBANG – Kapolda Sumatera Selatan Polda Sumatera Selatan, Inspektur Jenderal Polisi Dr. H. Sandi Nugroho, S.I.K., S.H., M.Hum., menerima audiensi dan lawatan kerja jajaran pengurus Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB), Majelis Ulama Indonesia (MUI), dan Lembaga Dakwah Islam Indonesia (LDII) Provinsi Sumatera Selatan.

Pertemuan berlangsung di Ruang Delegasi Lantai 2 Gedung Presisi Mapolda Sumsel, Jumat (20/2/2026) pukul 14.30 WIB hingga selesai.

Kegiatan ini menjadi forum strategis dalam memperkuat sinergitas antara kepolisian dan tokoh lintas agama guna menjaga stabilitas keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Sumatera Selatan.

Ketua FKUB Sumatera Selatan menyampaikan apresiasi atas keterbukaan Kapolda dalam menerima audiensi. Ia menilai hubungan antarumat beragama di Sumatera Selatan selama ini berjalan kondusif dan harmonis, meskipun terdapat dinamika internal yang memerlukan perhatian serta komunikasi bersama.

Dalam kesempatan tersebut, FKUB juga menyampaikan sejumlah tantangan, di antaranya terkait penyiaran dakwah di media sosial yang berpotensi menimbulkan kegaduhan, serta kendala administratif pendirian rumah ibadah di beberapa wilayah yang memerlukan mediasi dan koordinasi lintas sektoral.

Sejalan dengan itu, Ketua MUI Sumatera Selatan menegaskan pentingnya dakwah yang menyejukkan dan tidak provokatif demi menjaga persatuan umat.

MUI mendukung sinergi antara ulama dan umara agar perbedaan pandangan keagamaan tidak berkembang menjadi konflik horizontal yang dapat mengganggu stabilitas daerah.

Sementara itu, perwakilan LDII menyatakan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pembangunan karakter kebangsaan, pembinaan generasi muda, serta mendorong literasi media sosial yang positif dan bertanggung jawab.

Kapolda Sumatera Selatan menyambut baik seluruh masukan dan komitmen para tokoh agama. Ia menegaskan bahwa Polri hadir sebagai bagian dari masyarakat dengan mengedepankan prinsip netralitas serta pendekatan humanis dalam menjaga stabilitas kamtibmas.

“Setiap aspirasi yang disampaikan akan menjadi perhatian dan akan dikoordinasikan dengan pihak terkait guna mencari solusi terbaik yang berkeadilan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan,” tegas Kapolda.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya, S.I.K., M.H. menambahkan bahwa Polda Sumsel membuka ruang dialog seluas-luasnya bagi seluruh elemen masyarakat.

“Bapak Kapolda menegaskan bahwa seluruh aspirasi yang disampaikan akan menjadi perhatian serius dan akan dikomunikasikan dengan pihak terkait guna mencari solusi terbaik yang berkeadilan. Kami berharap silaturahmi ini terus terjalin demi menjaga harmoni sosial di Sumatera Selatan,” ujarnya.

Dalam audiensi tersebut turut hadir para Pejabat Utama Polda Sumsel, antara lain Karo SDM, Dir Binmas, dan Dir Intelkam.

Dari unsur tokoh agama hadir perwakilan Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, dan Konghucu yang tergabung dalam FKUB Sumatera Selatan.

Melalui kegiatan ini, Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk menjaga kondusivitas wilayah, memperkuat komunikasi lintas agama, serta mengedepankan pendekatan persuasif dan preventif demi mewujudkan Sumatera Selatan yang aman, damai, dan harmonis.Rilis Krisna