AMANKAN TRADISI SEMBAHYANG TEBU 2026, POLRES TANJUNG BALAI LAKUKAN PENGAMANAN

TNI/Polri34 Dilihat

TANJUNG BALAI//Reformasiaktual.com – Guna memastikan kekhusyukan umat Buddha dan Konghucu dalam menjalankan tradisi Sembahyang Tebu tahun 2026, Polres Tanjung Balai menyiagakan personel untuk melakukan pengamanan ketat di sejumlah Vihara dan Kelenteng pada Selasa malam (24/2/2026). Pengamanan tidak hanya pada sejumlah rumah ibadah, tetapi juga melakukan patroli di seputaran kota dimana masyarakat Tionghoa melakukan sembahyang tebu. Hal ini bertujuan untuk memberikan rasa aman dan nyaman kepada masyarakat secara umum.

Kegiatan diawali dengan apel pengecekan personel di halaman Mapolres Tanjung Balai sekitar pukul 22.00 WIB. Sebanyak enam lokasi ibadah di wilayah Kecamatan Tanjung Balai Selatan menjadi fokus utama pengamanan, di antaranya Vihara Tri Ratna, Kelenteng Dewi Samudera, Vihara Arya Satyani, Vihara Bhakti Maitreya, Vihara Ki Ong Keng dan Klenteng Tio Hai Bio.

Dalam arahannya, Pamapta Ipda Rachmat Taufik, S.H., menegaskan agar seluruh personel segera menempati pos masing-masing dan dilarang meninggalkan lokasi sebelum seluruh rangkaian acara selesai. “Para personel diminta menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab. Kami instruksikan untuk segera melaporkan sekecil apa pun gangguan yang ada agar situasi tetap aman dan kondusif,” tegasnya.

Masyarakat diharapkan dapat menjalankan ibadah dengan tenang berkat kehadiran petugas di lapangan.

Tokoh agama Buddha yang juga tokoh masyarakat Tionghoa Tanjung Balai Romo Pandita muda Nara Aryaguna ( Hakim Tjoa Kian Lie ) mengucapkan terimakasih kepada pihak Polres Tanjung Balai yang melaksanakan tugas pengamanan terkhusus di bulan Suci Ramadhan dan saat malam sembahyang tebu. Sehingga suasana aman dan nyaman dapat dirasakan oleh masyarakat.

“Saya selaku tokoh agama Buddha mengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi kepada pihak Polres Tanjung Balai yang telah memberikan rasa aman dan nyaman di tengah tengah masyarakat terkhusus pada bulan Suci Ramadhan dan Sembahyang tebu. Mudah mudahan suasana aman di Kota Tanjung Balai dapat terus kita jaga”, ujar Hakim Tjoa Kian Lie.