Majalengka, Seiring dengan perkembangan dinamika arus lalu lintas di jalur bebas hambatan, rekayasa lalu lintas satu arah (one way) nasional resmi dihentikan. Pada Jumat (20/3/2026), jajaran Satlantas Polres Majalengka bergerak cepat melaksanakan proses sterilisasi dan penormalan arus lalu lintas di ruas Tol Cipali yang masuk dalam wilayah hukum Polres Majalengka.
Kegiatan krusial dalam rangkaian Operasi Ketupat Lodaya 2026 ini dipimpin langsung oleh Kasat Lantas Polres Majalengka AKP Pandu Renata, S.H., bersama Tim Urai Satgas Kamseltibcar Lantas. Petugas melakukan penyisiran mulai dari KM 147 hingga titik akhir wilayah hukum Majalengka guna memastikan jalur benar-benar bersih dari hambatan sebelum arus lalu lintas dikembalikan menjadi dua arah normal.
Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kasat Lantas AKP Pandu Renata, menjelaskan bahwa proses penormalan ini dilakukan secara bertahap dan sistematis. Tim Urai dikerahkan untuk memandu kendaraan dan memastikan tidak ada kendaraan pemudik yang terjebak di jalur yang salah saat transisi perubahan arus berlangsung.
“Sesuai arahan Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., sterilisasi jalur dilakukan dengan ketat. Kami memastikan seluruh rambu-rambu sementara dan pembatas jalan (cone) diatur kembali agar arus dari arah Jawa Tengah menuju Jakarta maupun sebaliknya dapat mengalir dengan aman dan tertib tanpa adanya kerancuan bagi pengemudi,” ujar AKP Pandu Renata.
Proses penormalan ini disambut baik oleh para pengguna jalan yang hendak menuju arah barat (Jakarta). Personel Satlantas Polres Majalengka bersiaga di setiap interchange dan akses masuk tol untuk memberikan panduan kepada pengendara terkait penghentian sistem one way nasional tersebut.
Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., menegaskan bahwa meski arus kembali normal dua arah, pengawasan terhadap kecepatan kendaraan tetap menjadi prioritas. “Kami mengimbau kepada seluruh pengendara agar tetap disiplin dan tidak memacu kendaraan melebihi batas kecepatan saat jalur mulai terbuka normal. Fokus dan konsentrasi adalah kunci keselamatan di jalan tol,” tambahnya.







