Musrenbang 2026 RKPD 2027 Dibuka, Bupati Tanggamus Fokus Infrastruktur dan Investasi Dongkrak Ekonomi

Daerah29 Dilihat

Tanggamus,Reformasiaktual.com– Bupati Tanggamus H. Moh. Saleh Asnawi resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Kabupaten Tanggamus Tahun 2026 dalam rangka penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027 di Gedung Olah Raga (GOR) Kota Agung, Selasa 31 Maret 2026.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan hasil Musrenbang Kabupaten Tanggamus Tahun 2026, RKPD Tahun 2027. Selain itu, Bupati Tanggamus menyerahkan Piagam Penghargaan Tanggamus Award 2026 kepada OPD dan kecamatan atas capaian kinerja dalam mendukung pembangunan daerah.

Dalam kesempatan tersebut, Bupati H. Moh. Saleh Asnawi menegaskan bahwa arah pembangunan ke depan akan difokuskan pada penguatan infrastruktur dan peningkatan investasi guna mendorong pertumbuhan ekonomi yang lebih berkualitas.

“Melalui Musrenbang ini, kita menyusun arah pembangunan yang tidak hanya tumbuh, tetapi juga berkualitas dan mampu dirasakan oleh seluruh masyarakat,” ujar Bupati dalam sambutannya.

Ia menjelaskan, Musrenbang merupakan forum strategis dalam penyusunan Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) Tahun 2027, yang menjadi penjabaran dari RPJMD Kabupaten Tanggamus Tahun 2025–2030. Menurutnya, proses perencanaan pembangunan telah dilakukan secara berjenjang mulai dari tingkat pekon, kecamatan, hingga forum perangkat daerah, sehingga mencerminkan pendekatan yang partisipatif dan berbasis kebutuhan masyarakat.

Dalam paparannya, Bupati membeberkan kondisi makro pembangunan Kabupaten Tanggamus yang menunjukkan tren positif. Laju pertumbuhan ekonomi meningkat dari 4,01 persen pada tahun 2024 menjadi 4,87 persen di tahun 2025.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan saat menandatangani hasil Musrenbang Tahun 2026 di GOR Kota Agung Selasa 31 Maret 2026.
“Ini adalah capaian tertinggi dalam lima tahun terakhir dan menjadi sinyal bahwa perekonomian daerah kita terus bergerak ke arah yang lebih baik,” jelasnya.

Dari sisi inflasi, Kabupaten Tanggamus mencatat deflasi sebesar minus 0,49 persen pada tahun 2025, membaik dibandingkan minus 0,63 persen pada tahun sebelumnya. Sementara itu, PDRB per kapita meningkat dari Rp31,62 juta menjadi Rp33,52 juta atau tumbuh sekitar enam persen dalam satu tahun.

Untuk angka kemiskinan, Bupati menyebutkan terjadi penurunan dari 10,28 persen menjadi 10,1 persen. Meski demikian, ia menegaskan bahwa target penurunan hingga satu digit masih menjadi pekerjaan rumah yang harus dicapai.

Di sisi lain, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) juga mengalami peningkatan dari 70,54 menjadi 71,36 dan masuk dalam kategori tinggi. Namun, Bupati mengingatkan adanya tantangan berupa meningkatnya ketimpangan ekonomi yang tercermin dari naiknya Gini Ratio dari 0,228 menjadi 0,276.

“Ini menjadi sinyal bahwa pertumbuhan ekonomi belum sepenuhnya merata dan harus menjadi perhatian kita bersama,” tegasnya.

Selain itu, tingkat pengangguran terbuka juga mengalami kenaikan dari 3,19 persen menjadi 3,44 persen. Sementara Indeks Kualitas Lingkungan Hidup menurun dari 73,07 menjadi 71,79, meskipun masih berada di atas target nasional.

Bupati Tanggamus H. Moh. Saleh Asnawi saat menyerahkan piagam penghargaan Tanggamus Award 2026 kepada salah satu pemenang dalam rangkaian Musrenbang Tahun 2026 di GOR Kota Agung, Selasa 31 Maret 2026 .

Berdasarkan kondisi tersebut, Pemerintah Kabupaten Tanggamus menetapkan tema RKPD Tahun 2027 yakni peningkatan produktivitas melalui pembangunan infrastruktur dan investasi daerah untuk mendorong hilirisasi menuju pertumbuhan ekonomi yang berkualitas.

Untuk mewujudkan tema tersebut, Bupati memaparkan lima prioritas pembangunan, yaitu penguatan infrastruktur dan konektivitas wilayah, peningkatan investasi daerah, hilirisasi komoditas unggulan seperti kakao, kopi, lada, dan perikanan, peningkatan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola pemerintahan, serta pemerataan pembangunan dan pengentasan kemiskinan berbasis data.

“Tema ini adalah jawaban atas kondisi yang kita hadapi saat ini, di mana pertumbuhan ekonomi harus dibarengi dengan pemerataan dan peningkatan kualitas,” ujarnya.

Ia juga menekankan bahwa pelaksanaan Musrenbang tahun ini berada dalam situasi nasional yang menuntut efisiensi dan efektivitas anggaran, sebagaimana diamanatkan dalam Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025.

“Setiap program harus benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat, sehingga penggunaan anggaran lebih tepat sasaran,” katanya.

Bupati turut mengingatkan pentingnya sinkronisasi program antara pemerintah daerah dengan pemerintah pusat dan provinsi, serta mendorong kolaborasi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat.

Bupati mengajak seluruh elemen untuk bersatu dan bekerja keras dalam membangun Kabupaten Tanggamus yang lebih maju, sejahtera, berkeadilan, dan berdaya saing.

“Pembangunan tidak bisa dilakukan sendiri. Kita butuh sinergi semua pihak agar hasilnya optimal dan berkelanjutan,” tandasnya.

Sekretaris Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Tanggamus, Afrida Susanti saat menyerahkan piagam penghargaan Tanggamus Award 2026 kepada salah satu pemenang dalam rangkaian Musrenbang Tahun 2026 di GOR Kota Agung, Selasa 31 Maret 2026 .

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Staf Ahli Gubernur Lampung Bidang Ekonomi, Keuangan dan Pembangunan Bani Isprianto yang mewakili Gubernur Lampung, Kepala Bidang Perencanaan Makro, Pengendalian dan Evaluasi Pembangunan Provinsi Lampung Meydiandra Eka Putra, Dandim 0424/Tanggamus yang diwakili Pasi Pers Kapten Juliani Abri, Wakil Bupati Tanggamus Agus Suranto, Wakil Ketua II DPRD Tanggamus Irwandi Suralaga, Kapolres Tanggamus yang diwakili Kabagren AKP M. Yusuf, serta Kajari Tanggamus yang diwakili Kasi Pidum Aristomy Siahaan.

Hadir pula Ketua Pengadilan Agama Tanggamus Ibrahim Lubis, Sekretaris Daerah Kabupaten Tanggamus Suaidi, Ketua Bawaslu Tanggamus Najih Mustofa, para staf ahli, asisten, kepala OPD, pimpinan instansi vertikal, pimpinan BUMN/BUMD, camat, lurah dan kepala pekon, serta unsur tokoh masyarakat, tokoh agama, tokoh adat, akademisi, pemuda, insan pers, dan organisasi kemasyarakatan se-Kabupaten Tanggamus. (*)