Halal Bihalal Pokja Wartawan Bandung Barat, Potret Solidaritas Wartawan Di Tengah Kesederhanaan, Perkuat Sinergisitas

Lembaga132 Dilihat

Reformasiaktual com//Bandung Barat
KBB – Kelompok Kerja (Pokja) Wartawan Kabupaten Bandung Barat menggelar acara Halalbihalal pasca Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah, Jum’at (03/04/20256). Acara tersebut dihadiri oleh puluhan wartawan dari berbagai media online dan cetak.

Suasana penuh keakraban tampak mewarnai kegiatan ini. Para wartawan saling bersalaman, berbagi cerita selama lebaran bersama sanak keluarganya.

Mengambil momentum Idulfitri ini, Pokja wartawan Kabupaten Bandung Barat ingin agar acara ini dapat lebih memperkuat jalinan kebersamaan yang selama ini telah terjalin dalam menjalankan tugas jurnalistik di wilayah Bandung Barat dan sekitarnya.

Dikatakan M Raup , Ketua Pokja Wartawan Bandung Barat, didampingi, Wakil Ketua Pokja Pokja wartawan Bandung Barat Aan Iyus,” bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya mempererat silaturahmi dan menjaga solidaritas antar sesama wartawan.

“Acara ini bagian dari silaturahmi, kita ingin terus menjaga kebersamaan dan kekompakan di antara rekan-rekan wartawan, terutama dalam menghadapi dinamika tugas jurnalistik ke depan,” ujarnya

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, menurut M.Raup, kebersamaan Pokja Wartawan Bandung Barat diharapkan dapat terus dipertahankan, sekaligus menjadi momentum untuk meningkatkan profesionalisme dalam bekerja,” terangnya.

Pasalnya, di era digital yang terus berkembang pesat, keberadaan media online kini semakin mendominasi akses arus informasi. Perubahan pola konsumsi berita oleh masyarakat yang lebih memilih platform digital dibandingkan media cetak menjadi salah satu pendorong utama tren ini.

“Media online menawarkan kecepatan, kemudahan akses, serta berbagai format penyajian informasi seperti teks, gambar, video, hingga siaran langsung, tak heran jika masyarakat kini lebih memilih mendapatkan berita dari portal berita digital maupun media sosial,” jelasnya.

Namun demikian, di balik kemudahan dan kecepatan tersebut, muncul tantangan baru, seperti penyebaran informasi hoaks, kurangnya verifikasi fakta, serta tekanan untuk menyajikan berita secara instan yang dapat mengorbankan kualitas jurnalistik.

“Di sisi lain, era digital juga memberikan peluang besar bagi jurnalis dan pelaku media untuk menjangkau audiens yang lebih luas dan berinteraksi secara langsung,” ujarnya

Wakil Ketua Pokja Wartawan Kabupaten Bandung Barat (KBB) Aan Iyus menambahkan,” Dengan memanfaatkan teknologi seperti algoritma pencarian, media sosial, hingga kecerdasan buatan, media online dapat menyajikan berita yang lebih personal dan relevan bagi pembacanya,” terangnya.

Ke depannya, peran media online diprediksi akan semakin strategis dalam membentuk opini publik dan menjaga demokrasi.
“Namun, hal ini harus diimbangi dengan komitmen terhadap etika jurnalistik dan literasi digital yang kuat di kalangan masyarakat,” ungkapnya.

Acara Halal Bihalal ini lanjutnya, diisi dengan ramah tamah dan diskusi ringan seputar peran media dalam pembangunan daerah, serta tantangan yang dihadapi oleh para jurnalis di era digital saat ini.

Journalist A2n***RA