Gedung Merdeka Jadi Saksi Sinergi KNPI Jabar dan KPK RI dalam Gerakan Antikorupsi

Lembaga82 Dilihat

Reformasiaktual.com//Bandung – Gedung Merdeka kembali menjadi saksi kegiatan strategis dalam upaya penguatan integritas bangsa.

Dewan Pimpinan Daerah Korps Alumni KNPI Jawa Barat menggelar seminar bertema “Membangun Spirit Masyarakat dalam Upaya Pencegahan dan Pemberantasan Korupsi di Jawa Barat” pada Jumat, 10 April 2026.

Berlokasi di kawasan Jalan Asia Afrika yang sarat nilai sejarah, kegiatan ini sekaligus menghidupkan kembali semangat Konferensi Asia Afrika 1955 sebagai simbol solidaritas, perjuangan, dan kolaborasi lintas elemen.

Seminar tersebut menghadirkan berbagai unsur, mulai dari kalangan pemuda, tokoh masyarakat, hingga pemangku kepentingan, dalam rangka memperkuat kesadaran kolektif melawan praktik korupsi di Jawa Barat. Kegiatan ini turut didukung oleh sejumlah mitra, di antaranya Bank BJB dan Askrida.

Dalam kesempatan tersebut, Dian Rahadian selaku Ketua DPP Pemuda Pancasila sekaligus mantan Ketua KNPI Jawa Barat menegaskan bahwa peran pemuda sangat strategis dalam membangun budaya antikorupsi.

“Korupsi bukan hanya persoalan hukum, tetapi juga persoalan moral dan budaya. Oleh karena itu, pemuda harus menjadi garda terdepan dalam membangun integritas dan menanamkan nilai-nilai kejujuran di tengah masyarakat,” ujarnya.

Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor, baik organisasi kepemudaan, pemerintah, maupun swasta, dalam menciptakan sistem yang transparan dan akuntabel.

“Seminar ini menjadi momentum untuk menyatukan langkah. Upaya pemberantasan korupsi harus dilakukan secara bersama, tidak parsial, agar berdampak nyata,” imbuhnya.

Melalui kegiatan ini, Korps Alumni KNPI Jawa Barat berharap dapat melahirkan komitmen bersama seluruh elemen masyarakat untuk aktif berpartisipasi dalam pencegahan korupsi. Ke depan, juga direncanakan pembentukan sebuah badan bersama yang berfungsi menampung dan memfasilitasi laporan masyarakat terkait dugaan tindak pidana korupsi, yang selanjutnya akan diteruskan kepada Komisi Pemberantasan Korupsi.

Langkah ini diharapkan menjadi penguatan nyata peran pemuda sebagai agen perubahan dalam mewujudkan Jawa Barat yang bersih dan berintegritas.

Asep