Kapolda Jabar Terima Penghargaan Bergengsi Kategori Institusi Operasi Kemanusiaan Lebaran 2026, Tekan Laka Lantas dan Kriminalitas

TNI/Polri10 Dilihat

Reformasiaktual.com//Gemilang lampu kristal di ballroom Hotel Bidakara Savoy Homann, Bandung, memantulkan pendar sejarah di dinding – dinding klasiknya. Di ruangan tempat para pendiri bangsa masa lalu merajut asa, sebuah sejarah baru yang tak kalah bernilai tengah ditorehkan: sejarah tentang merawat kehidupan.

​Malam itu, di tengah perayaan hari jadi ke-60 surat kabar Pikiran Rakyat, Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Barat, Inspektur Jenderal Polisi Rudi Setiawan, berdiri di atas panggung kehormatan. Ia menerima anugerah bergengsi untuk kategori “Institusi Operasi Kemanusiaan Lebaran 2026 Menekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas dan Kriminal”. Jum’at (24/4/2026)

Namun, lebih dari sekadar plakat atau seremonial, penghargaan itu adalah perayaan atas air mata duka yang berhasil dicegah untuk jatuh di atas aspal dan di sudut- sudut jalanan Tanah Pasundan.

​Jalan Raya yang Berhenti Meminta Tumbal

​Bagi jutaan pemudik, perjalanan pulang acapkali membawa kecemasan akan bahaya yang mengintai di balik setir. Namun, Operasi Ketupat Lodaya 2026 menghadirkan anomali yang melegakan. Jalanan Jawa Barat, yang biasanya riuh oleh sirine ambulans saat musim mudik, mendadak jauh lebih hening.

​Statistik tak sekadar menderetkan angka, melainkan mengisahkan nyawa yang berhasil diselamatkan. Angka fatalitas atau korban meninggal dunia (MD) anjlok secara menakjubkan hingga 89%, menyisakan 13 jiwa dibandingkan 121 jiwa pada tahun 2025.

Kapolda Jabar mengatakan bahwa Penurunan dramatis ini sejalan dengan merosotnya total kejadian kecelakaan lalu lintas hingga 76% dari 383 insiden pada 2025 menjadi hanya 93 insiden pada tahun 2026.
​Kabar baik itu terus merambat. Korban luka berat menyusut 46%, dari 63 menjadi 34 orang.

“Sementara itu, korban luka ringan ditekan hingga 73%, dari 483 menjadi 131 orang. Kerugian materiil yang menguap di jalan raya pun berhasil dipangkas hingga 55% (dari Rp695,7 juta menjadi Rp311,6 juta).” ungkap Kapolda Jabar, Sabtu (25/4/2026)

Di balik persentase- persentase itu, ada ratusan kepala keluarga yang tetap bisa tersenyum utuh di meja makan saat hari raya.

​Meredupnya Bayang-Bayang Kriminalitas

​Tak hanya aspal lalu lintas yang dibuat lebih ramah, lorong-lorong pemukiman dan ruang publik juga dibersihkan dari cengkeraman kejahatan konvensional. Kejahatan dengan kekerasan, pemberatan, hingga pencurian kendaraan bermotor (C3) ditekan hingga ke titik nadir.

​Berdasarkan catatan Direktorat Reserse Kriminal Umum, total kejahatan C3 pada Operasi Ketupat Lodaya 2026 menyentuh angka 110 kejadian. Sebuah kurva yang menukik amat tajam jika dikomparasikan dengan masa operasi tahun 2025 yang mencatatkan 240 kasus, dan tahun 2024 dengan 189 kasus.

Lebih dari sekadar pencegahan, ketegasan aparat kepolisian dibuktikan melalui penyelesaian perkara dari 110 kasus yang terjadi, sebanyak 107 kasus sukses diungkap dan diberantas. Keamanan bukan lagi jargon, melainkan kenyataan yang bisa diraba oleh masyarakat.

​Keringat Kolektif di Balik Tirai Keberhasilan

Di bawah lampu temaram Bidakara Savoy Homann, Rudi tak lantas membusungkan dada. Sebagai seorang konduktor dalam operasi kemanusiaan raksasa ini, ia memosisikan dirinya sebagai wakil dari ribuan personel yang tak tidur demi menjaga lelapnya masyarakat.

Dengan nada yang tenang namun syarat akan makna, Rudi menyampaikan apresiasinya. Kemenangan ini, baginya, adalah buah dari simfoni kerja sama lintas sektoral.

​”Penghargaan ini merupakan keberhasilan dari kerja keras semua PJU dan personel Polri yang melaksanakan Pam Ketupat Lodaya 2026. Demikian juga semua upaya sehingga berhasil menurun jumlah laka dan jumlah fatalitas korban laka, serta menurunnya kejahatan C3,” tutur Irjen Rudi di hadapan para hadirin.

​Ia melanjutkan dengan memberi penghormatan kepada pihak-pihak yang telah bahu-membahu di lapangan, “Semua itu tidak lepas dari kerja kolektif seluruh stakeholder yang terlibat selama operasi di seluruh Jawa Barat. Terima kasih Pikiran Rakyat atas apresiasinya dengan pemberian Award Pikiran Rakyat yang bersamaan dengan HUT PR ke-60. Bukan lalu lintas saja yang turun, C3 juga turun dibanding 2024 dan 2025,” katanya.

​Malam di Bandung pun perlahan larut. Penghargaan itu kini telah diserahkan. Namun, warisan sejati dari Operasi Ketupat Lodaya 2026 bukanlah piala yang mengkilap, melainkan sebuah ikhtiar tanpa pamrih yang membuktikan bahwa institusi negara bisa hadir bak pelindung yang teduh merawat raga, menjaga nyawa, dan memastikan setiap insan di Jawa Barat merayakan hari kemenangan tanpa rasa takut.

Bandung 25 April 2026

Dikeluarkan oleh Bid Humas Polda Jabar