Reformasiaktual.com//Majalengka, Menindaklanjuti potensi gangguan ketertiban masyarakat pada jam kepulangan sekolah, jajaran Polsek Sumberjaya Polres Majalengka Polda Jabar menggelar patroli skala besar untuk mengantisipasi aksi tawuran antar pelajar. Kegiatan ini difokuskan pada titik-titik rawan yang menjadi lintasan siswa di wilayah hukum Polsek Sumberjaya, Selasa (28/4/2026).
Kegiatan preventif ini dilaksanakan di bawah arahan dan pantauan langsung Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., guna memastikan stabilitas Keamanan dan Ketertiban Masyarakat (Harkamtibmas) tetap terjaga serta memberikan rasa aman kepada para orang tua siswa.
Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Sumberjaya AKP Adeng, menjelaskan bahwa patroli dipimpin oleh Kanit Samapta Ipda Nono Suherno dengan melibatkan personel gabungan dari unit Intelkam dan Samapta.
“Petugas menyisir sejumlah strong point, mulai dari perbatasan Kecamatan Palasah-Sumberjaya hingga pintu masuk SMPN 1 Sumberjaya. Kami juga menempatkan personel di jalur alternatif samping Tol Cipali dan area fly over Panjalin yang sering menjadi titik berkumpulnya para pelajar saat bubar sekolah,” ujar Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M.
Rute patroli mencakup lintasan keluar area sekolah strategis, seperti SMAN 1 Sumberjaya Rancaputat dan SMPN 2 Sumberjaya Panjalin Kidul. Petugas secara proaktif membubarkan kerumunan siswa yang kedapatan masih nongkrong di pinggir jalan dan mengimbau mereka untuk segera pulang ke rumah masing-masing demi menghindari gesekan antar kelompok.
“Kegiatan ini merupakan bentuk deteksi dini dan cipta kondisi kepolisian dalam mengantisipasi potensi tawuran kelompok barisan siswa sekolah (basis). Kami tidak ingin adanya gangguan Kamtibmas yang dipicu oleh kenakalan remaja di wilayah hukum Polres Majalengka,” tegas Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M.
Selain melakukan pengawasan, petugas juga menjalin koordinasi dengan pihak keamanan sekolah dan warga sekitar untuk bersama-sama mengawasi pergerakan para pelajar. Sinergitas ini diharapkan mampu menekan angka kenakalan remaja secara efektif.













