Kepsek SMPN 1 Jatisari Sulit Ditemui, Transparansi Kinerja Dipertanyakan

PENDIDIKAN44 Dilihat

Karawang // Reformasi Aktual – Akses terhadap kepala sekolah SMPN 1 Jatisari, Kecamatan Jatisari, Kabupaten Karawang, menjadi sorotan.

Sejumlah awak media mengaku kesulitan menemui Kepala Sekolah Toni Andika Aryawan saat hendak melakukan konfirmasi.

Upaya konfirmasi tersebut berkaitan dengan informasi mengenai Program Indonesia Pintar (PIP) aspirasi tahun 2025 hingga 2026.

Namun, berdasarkan keterangan beberapa wartawan, yang bersangkutan kerap tidak berada di tempat saat didatangi.

“Sudah beberapa kali kami datang ke sekolah untuk konfirmasi, tetapi kepala sekolah tidak pernah ada di kantor,” ujar salah satu wartawan yang enggan disebutkan namanya.

Kunjungan terakhir pada 5 Mei 2026 juga belum membuahkan hasil. Kondisi ini memunculkan pertanyaan terkait keterbukaan dan kedisiplinan sebagai pimpinan di lingkungan pendidikan.

Sejumlah sumber menyebutkan bahwa tidak hanya satu pihak media yang mengalami kesulitan serupa.

Bahkan, beberapa lembaga sosial kontrol juga mengaku mengalami hal yang sama ketika mencoba melakukan klarifikasi.

Situasi ini menimbulkan berbagai spekulasi di kalangan publik. Minimnya akses komunikasi dengan pihak sekolah dinilai dapat menghambat transparansi, khususnya dalam hal pengelolaan program pendidikan.

“Kalau memang tidak ada masalah, seharusnya bisa terbuka dan memberikan penjelasan.

Jangan sampai terkesan menghindar,” ungkap salah satu perwakilan lembaga sosial kontrol.

Hingga berita ini diterbitkan, pihak SMPN 1 Jatisari belum memberikan keterangan resmi terkait hal tersebut.

Media ini masih berupaya melakukan konfirmasi lanjutan guna memperoleh klarifikasi berimbang dari pihak yang bersangkutan.

(Yogi)