Pangdam III/Siliwangi: KDKMP Jadi Penggerak Utama Ketahanan Ekonomi dan Pangan Indonesia

TNI/Polri39 Dilihat

Reformasiaktual.com//BANDUNG BARAT – Pangdam III/Siliwangi Mayjen TNI Kosasih menegaskan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) akan menjadi motor penggerak utama memperkuat ketahanan ekonomi dan pangan nasional menuju Indonesia Emas 2045.

Penegasan itu disampaikan saat menghadiri peluncuran 1.061 KDKMP di Desa Cilame, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Sabtu (16/5/2026).

Peluncuran untuk wilayah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur dipimpin langsung secara daring oleh Presiden RI Prabowo Subianto dan diikuti seluruh gubernur, panglima kodam, serta Forkopimda se-Indonesia.

Dalam arahannya, Presiden Prabowo menyebut koperasi desa harus menjadi fondasi utama kebangkitan ekonomi rakyat dan kemandirian pangan nasional.

“Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih harus menjadi pusat kekuatan ekonomi rakyat. Desa tidak boleh hanya menjadi objek pembangunan, tetapi harus menjadi subjek dan penggerak utama ekonomi nasional. Jika desa kuat, maka Indonesia akan kuat,” tegas Presiden.

Presiden juga menekankan pentingnya pengelolaan koperasi secara profesional, transparan, dan berorientasi pada kesejahteraan petani, nelayan, pelaku UMKM, serta masyarakat desa.

Sementara itu, Mayjen TNI Kosasih menyampaikan apresiasi kepada Presiden atas program strategis nasional tersebut. Kodam III/Siliwangi, katanya, mendukung penuh dengan seluruh kekuatan dan sumber daya yang dimiliki.

“Kami dari Kodam III/Siliwangi mendukung sepenuhnya program KDKMP ini. Ini merupakan wujud nyata dukungan terhadap program pemerintah dalam meningkatkan ketahanan ekonomi dan pangan masyarakat Indonesia,” ujar Kosasih.

Ia menilai KDKMP akan menjadi instrumen penting memperkuat ekonomi kerakyatan berbasis desa dan kelurahan, sekaligus membuka peluang peningkatan kesejahteraan masyarakat berkelanjutan.

“KDKMP harus dijaga dan dikelola secara profesional, amanah, dan terpercaya. Koperasi ini bukan hanya tempat usaha, tetapi menjadi wadah pemberdayaan masyarakat desa agar lebih mandiri, produktif, dan sejahtera,” tambahnya.

Pangdam yang akrab disapa “Jenderal Santri” ini juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga keberlangsungan program demi terwujudnya swasembada pangan dan energi nasional.

Kegiatan dihadiri Kasdam III/Siliwangi, para asisten Kasdam, Kapuskopkar Kodam III/Siliwangi, Dansat, Kabalakdam III/Siliwangi, serta unsur Forkopimda Jawa Barat dan Kabupaten Bandung Barat. Hadir pula Wakil Gubernur Jawa Barat, Ketua DPRD Jawa Barat, Wakil Bupati Bandung Barat, Dandim, Kapolres, dan Kajari Bandung Barat.

Antusiasme warga terlihat sepanjang acara. Salah seorang warga mengaku senang bisa bertemu langsung dengan Pangdam dan berharap KDKMP membantu petani dalam pemasaran hasil pertanian serta kepastian harga.

Di akhir kegiatan, Mayjen TNI Kosasih berdoa agar semua pihak diberi kesehatan dan kekuatan menjalankan amanah membangun bangsa.

“Dengan semangat kebersamaan, saya yakin swasembada pangan dan energi dapat terwujud demi menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkasnya.

Asep