Reformasiaktual.com//
BANDUNG, — Pengurus DPD Gema Keadilan Kota Bandung periode 2026-2030 resmi dilantik di Pendopo Kota Bandung, Sabtu 16/5/2026. Pelantikan dipimpin langsung oleh Ketua Umum Gema Keadilan Agum Restu Alam, http://S.Sos., http://M.Agr.
Turut dilantik Bendahara Umum Yusro Hidayat, S.H dan Sekretaris Umum Rizki Putra Utama, S.E., http://C.DMP beserta jajaran kepengurusan. Acara pembukaan dilakukan oleh Wali Kota Bandung Muhammad Farhan.
Hadir sejumlah tamu undangan, di antaranya Ketua DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyadi, Anggota DPRD Kota Bandung H. Andri Rusmana, http://S.Pd.I., M.A.P. dari Fraksi PKS Komisi III, Dewan Penasehat Gema Keadilan , perwakilan DPPM Yusup, dan Kamil dari DPW Gema Keadilan Kota Bandung.
Sambutan Wali Kota Farhan: Jaga Amanah dan Gerakkan Perjuangan Berkualitas
Wali Kota Bandung Muhammad Farhan dalam sambutannya menekankan pentingnya keberlanjutan dan kualitas dalam perjuangan Gema Keadilan.
“Bagaimana Kota Bandung kembali diraih oleh orang-orang hebat. Ini juga karena pembina agama, para senior, dan pendahulu. Perjuangan ini harus berjenjang dan berkelanjutan. Pemerintah Insyaallah akan mendukung agar amanah ini berjalan,” ujar Farhan.
Ia berharap Gema Keadilan menjadi gerakan yang menghidupkan sejarah baik, menghasilkan pemikiran berkualitas, dan positif. Menurutnya, pemuda harus menjadi pokok perubahan, bukan generasi yang kehilangan arah.
“Jangan sampai tidak diperbolehkan karena perubahan ini akan kembali ke kita. Mari bersama menyampaikan pendapat dan menciptakan pelayanan publik yang baik,” katanya.
Ketua DPRD Asep Mulyadi: Gema Keadilan Investasi Masa Depan Partai
Ketua DPRD Kota Bandung H. Asep Mulyadi menegaskan bahwa Gema Keadilan merupakan sayap partai yang memiliki fungsi strategis.
“Gema Keadilan adalah ruang pembinaan kepemimpinan dan pengembangan generasi penerus perjuangan partai. Ini harus dipandang sebagai investasi masa depan organisasi,” ujarnya.
Ia menekankan, keberadaan Gema Keadilan harus melahirkan pemimpin muda yang memiliki kapasitas intelektual, kekuatan moral, kedekatan dengan masyarakat, dan semangat pengabdian.
“Pemuda hari ini harus hadir sebagai inovator dan penggagas solusi. Tantangan ekonomi nasional menunjukkan jumlah masyarakat miskin bertambah dan kelas menengah menyusut. Ini tantangan yang harus dijawab,” kata Asep.
Andri Rusmana: Gema Keadilan Laboratorium Pemimpin Masa Depan
Anggota DPRD Kota Bandung H. Andri Rusmana menyebut Gema Keadilan sebagai wadah terbuka bagi semua kalangan.
“Ini adalah laboratorium untuk pemimpin di masa yang akan datang. Siapa pun bisa masuk ke Gema Keadilan tanpa syarat, aktif dan memberikan manfaat untuk masyarakat,” ujar Andri.
Ia mencontohkan sejumlah kader Gema Keadilan yang kini menjabat sebagai kepala daerah dan anggota DPRD di berbagai wilayah. Menurutnya, organisasi ini telah mengantarkan sekitar 21 anggota DPRD dari tingkat kota, kabupaten, dan provinsi.
“Gema Keadilan harus menjadi rumah besar yang mewadahi semua warna. Kontribusi untuk membangun Kota Bandung adalah yang paling penting. Kami siap berkolaborasi sampai tingkat RT dan RW,” katanya.
Acara pelantikan ditutup dengan harapan agar Gema Keadilan Kota Bandung kembali bangkit menjadi wadah kaderisasi dan penggerak perubahan di masyarakat. ( undang.s )










