MAJALENGKA — Kapolsek Kadipaten Polres Majalengka Polda Jabar, AKP Budi Wardana, S.Pd., memimpin langsung kegiatan monitoring perbaikan Jembatan Sungai Cikasarung yang berlokasi di Blok Dukuh Domba, Desa Liangjulang, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, pada Senin (25/5/2026) sekira pukul 09.00 WIB. Dalam peninjauan ini, Kapolsek didampingi oleh jajaran personel Polsek Kadipaten, disambut hangat oleh personel Sat. Brimob Polda Jabar dan Ketua RW Blok Dukuh Domba yang tengah bersinergi mengawal jalannya perbaikan.
Kegiatan monitoring ini bertujuan untuk memastikan kelancaran perbaikan jembatan krusial yang menghubungkan Blok Dukuh Domba (Desa Liangjulang) dengan Blok Sawala (Desa Kadipaten). Infrastruktur penghubung ini sebelumnya dilaporkan roboh total akibat hantaman luapan air sungai setelah dilanda cuaca ekstrem dan hujan deras pada Selasa, 4 November lalu. Kehadiran personel Kepolisian di lapangan menjadi bukti nyata komitmen Polri dalam mengawal percepatan pemulihan akses transportasi yang sempat melumpuhkan aktivitas harian warga di kedua desa tersebut.
Proyek rekonstruksi fasilitas umum ini tengah digarap secara intensif oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Kabupaten Majalengka. Perbaikan jembatan yang bersumber dari anggaran APBD II Kabupaten Majalengka senilai Rp49.000.000,- (Empat Puluh Sembilan Juta Rupiah) tersebut diproyeksikan dapat segera mengembalikan mobilitas ekonomi dan sosial masyarakat. Langkah aktif Polsek Kadipaten dalam memantau proyek ini menegaskan bentuk pengabdian tinggi Polri untuk selalu hadir di tengah masyarakat dalam mendukung pembangunan fasilitas publik.
Sementara itu, Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi, S.H., S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Kadipaten AKP Budi Wardana, S.Pd., menegaskan bahwa jajaran kepolisian akan terus memantau dan mengamankan setiap proses pembangunan infrastruktur vital di wilayah hukumnya. Beliau menyampaikan bahwa respons cepat terhadap perbaikan fasilitas yang terdampak bencana alam sangat penting demi keselamatan dan kesejahteraan warga. “Kami ingin memastikan bahwa proses pengerjaan berjalan dengan aman, lancar, dan tepat waktu agar masyarakat bisa kembali beraktivitas dengan normal tanpa kendala aksesibilitas,” pungkas AKP Budi Wardana.








