Hadirnya TNI AD Pussenkav Berikan Harapan Baru Ponpes Yatim Piatu, dan Bantu Pembuatan Akta Lahir Anak-anak Yatim

TNI/Polri42 Dilihat

Reformasiaktual.com//Bandung – Pusat Kesenjataan Kaveleri (Pussenkav) TNI AD melaksanakan kegiatan pembinaan teritorial dengan membantu melakukan Kegiatan karya bakti rehab Pondok Pesantren Anak Yatim dan Dhuafa Nurul Ikhlas Al Bahri yang ada di Kampung Galudra RT03/RW08 Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, Kamis (28/05).

Koordinator Umum Kegiatan Letnan Kolonel. Kav. Edison Hadi Yepese, S.Sos., M.Tr.Mil. Kegiatan ini merupakan penugasan dari Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD) untuk melakukan pembinaan teritorial dan membantu kesulitan masyarakat pada umumnya.

‘’Sebelumnnya kami melakukan peninjauan dan akhirnya ditentukan tempat ini (Pondok pesantren Yatim dan Duafa, red),’’ ujar Edison ketika ditemui, Selasa, (26/05/2026).
Dalam kegiatannya, Pussenkav melakukan renovasi pondok pesantren dengan melakukan perbaikan berbagai fasilitas untuk menunjang kegiatan belajar para santri cerdas dan sehat.

Selain itu, Pussenkav juga membantu masyarakat untuk melakukan penerbitan pembuatan akte kelahiran yang dikhususkan bagi anak yatim dan dhuafa serta masyarakat kurang mampu yang kesukitan dan tidak memiliki akta kelahiran.

‘’Dalam pembuatan akte kelahiran ini melebihi target dengan mencapai 855 surat akte yang berhasil telah diselesaikan sebandung raya, “sebutnya.

Edison menilai, pembuatan akte kelahiaran ini sangat penting bagi anak-anak yatim dan dhuafa untuk mendapatkan legalitas yang berguna secara administratif untuk melanjutkan pendidikan kedepannya, karena akta lahir ini sangat penting untuk mereka.

Selain kegiatan fisik, Prajurit TNI AD juga melaksanakan kegiatan non fisik dilakukan selama dua bulan yang dipimpin langsung oleh Kapten Martona dan Serka Kusno sebagai pelopor kegiatan non fisik merambah jangkaun luas langsung ke masyarakat atau warga yang membutuhkan.

Kemudian untuk koordinator pembuatan akte kelahiran ada Kapt. Kav. Martona dengan dibantu Serka Kusno dan seluruh jajaran prajurit TNI Pussenkav. Untuk kegiatan non fisik yaitu memberikan pembinaan pola hidup sehat, pendidikan bela negara, pendidikan non formal yang diajak untuk mengetahui lebih dekat lagi dengan lingkungan militer di Pussenkav.

‘’Harapannya anak-anak akan termotivasi agar dapat belajar lebih rajin untuk mewujudkan cita-cita dan taat kepada agama untuk bekal di masa depan,’’ ujarnya.

Kegiatan ini sudah dilakukan dengan maksimal sebagai bentuk implementasi kepudilian pimpinan TNI AD untuk membantu masyarakat,’’ ujarnya.

Edison menambahkan, Pimpinan TNI AD sejauh ini sangat peduli untuk turun langsung membantu masyarakat. Seperti membantu berbagai fasilitas umum yang rusak, perbaikan rutilahu dan lainnya.
Sedangkan untuk kegiatan ini merupakan bagian dari lanjutan dalam pembinaan teritorial oleh TNI AD di wilayah masing-masing seluruh Indonesia sesuai dengan instruksi dari Kepala Staf Angkatan Darat (KASAD).

‘’Tentunya kegiatan ini akan tetap berlanjut demi mewujudkan kebersamaan antara TNI dengan rakyat,’’ pungkas Edison.

Martona dan Kusno menambahkan, kegiatan seperti ini sangat bagus dan berharap terus berkelanjutan, karena ini bukti sasaran yang memang mereka tidak mampu dan butuh bantuan, namun dalam hal renovasi ponpes harus jelas juga legalitasnya.

Aep saeful Bahri selaku Pimpinan ponpes mengucapkan terimakasih yang sangat besar atas kepedulian bapak-bapak TNI dari Pussenkav sehingga gedung ponpes jadi layak dan nyaman ditinggali anak-anak yatim.

“Saya bersyukur kepada Allah telah mengutus mereka Tentara untuk membantu kami, gedung ini jadi lebih layak untuk mereka semua, bahkan kami juga dibantu untuk membuat akta lahir anak-anak yatim, “pungkasnya.

Saya aep, berharap juga pemerintah daerah bisa dan ikut menjaga anak-anak yatim, karena jika bukan kita siapa lagi yang rawat dan jaga anak-anak yatim ini, bahkan masih ada beberapa balita yang kita rawat, “jelasnya dengan sorotan mata yang berkaca-kaca. (Red)