KOTA BANDUNG, Reformasiaktual.com- Dalam rangka memperingati Hari Lahir Pancasila yang jatuh pada 1 Juni 2026, Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) Kota Bandung menggelar kegiatan Gen Z Impact Talk: Dari Nilai ke Aksi. Bertempat di Grand Pasundan Hotel, Jalan Peta, Kota Bandung, Kamis (4/6/2026).
Kegiatan yang diikuti oleh kalangan mahasiswa, pemuda, serta berbagai elemen masyarakat ini bertujuan memperkuat pemahaman generasi muda terhadap nilai-nilai Pancasila sekaligus mendorong implementasinya dalam kehidupan sehari-hari.
Acara tersebut turut dihadiri Kepala Dispora Kota Bandung Sigit Iskandar, S.IP., M.M., anggota DPRD Kota Bandung Rizal, para tokoh masyarakat, tokoh pemuda, akademisi, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Kepala Dispora Kota Bandung Sigit Iskandar SIP., MM., menegaskan. Bahwa Kota Bandung sebagai kota metropolitan yang menjadi tujuan masyarakat dari berbagai daerah memiliki tantangan dan peluang besar dalam pembangunan.
Menurutnya, kemajuan ekonomi dan sosial yang terus berkembang harus di barengi dengan penguatan karakter bangsa melalui pengamalan nilai-nilai Pancasila.
“Kita hidup di era yang terus berubah dan berkembang. Namun, nilai-nilai luhur yang di wariskan para pendiri bangsa tidak boleh di tinggalkan. Tantangan kita saat ini adalah bagaimana menerjemahkan dan mewujudkan nilai-nilai Pancasila dalam realitas kehidupan modern,” ujarnya.
Sigit menjelaskan, penyelenggaraan Gen Z Impact Talk merupakan salah satu upaya Dispora Kota Bandung dalam memberikan edukasi, pemahaman. Dan penyadaran kepada generasi muda mengenai pentingnya peran mereka dalam pembangunan bangsa. Peran tersebut mencakup berbagai aspek kehidupan, mulai dari bidang hukum, sosial, pendidikan, hingga kehidupan bermasyarakat.
Ia berharap para pemuda mampu menjadi agen perubahan yang tidak hanya memahami Pancasila sebagai dasar negara. Tetapi juga mampu mengimplementasikannya melalui tindakan nyata yang memberikan manfaat bagi lingkungan sekitar.
“Kami ingin generasi muda menjadi motor penggerak perubahan yang mampu mengembangkan nilai-nilai kebangsaan di tengah masyarakat. Pancasila jangan hanya di pahami sebagai teori, tetapi harus di wujudkan dalam sikap, perilaku, dan aksi nyata,” katanya.
Lebih lanjut, Sigit menilai keterlibatan mahasiswa dan pemuda dari berbagai perguruan tinggi dalam kegiatan tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat kesadaran kebangsaan. Sekaligus membangun generasi yang memiliki integritas, kepedulian sosial, semangat gotong royong, serta jiwa kepemimpinan yang kuat.
Melalui kegiatan Gen Z Impact Talk, Dispora Kota Bandung berharap lahir generasi muda yang tidak hanya unggul dalam bidang akademik, tetapi juga memiliki karakter kebangsaan yang kuat. Dan mampu menjaga persatuan dan kesatuan, serta menjadi pelopor dalam mengembangkan nilai-nilai Pancasila di tengah dinamika kehidupan masyarakat modern.
Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi generasi muda Kota Bandung untuk merefleksikan kembali makna Pancasila sebagai pedoman hidup berbangsa dan bernegara. Yang sekaligus memperkuat komitmen dalam mewujudkan Indonesia yang maju, berkarakter, dan berdaya saing di masa depan.***
Heri







