Dana Investasi Rp1,1 Miliar Belum Menghasilkan Profit, Investor Harapkan Kejelasan dari Pengelola Usaha Peternakan Ayam Broiler

Hukrim272 Dilihat

Reformasiaktual.com//Bandung – Permasalahan kerja sama investasi peternakan ayam broiler mencuat setelah sebuah yayasan berinisial D di Kota Bandung mengaku belum menerima pembagian keuntungan dari investasi yang telah disalurkan kepada PT Putra Bangsa Grup.

Berdasarkan informasi dan dokumen yang diperoleh, yayasan tersebut disebut telah menanamkan dana investasi secara bertahap dengan total nilai sekitar Rp1,1 miliar pada periode September hingga November 2025.

Dana tersebut diperuntukkan sebagai modal usaha peternakan ayam broiler potong berdasarkan kesepakatan kerja sama antara kedua belah pihak.

Dalam perjanjian yang ada, investasi tersebut dijalankan dengan skema bagi hasil (profit sharing), di mana investor dijanjikan memperoleh pembagian keuntungan pada setiap siklus pemeliharaan ayam broiler yang berlangsung sekitar 40 hari.

Namun hingga berita ini disusun, pihak yayasan mengaku belum menerima pembagian keuntungan sebagaimana yang tercantum dalam kesepakatan kerja sama.

Menurut keterangan sumber yang mengetahui kerja sama tersebut, pihak investor telah beberapa kali meminta penjelasan mengenai perkembangan usaha, hasil panen, laporan keuangan, maupun realisasi pembagian keuntungan. Akan tetapi, menurut sumber tersebut, informasi yang diterima dinilai belum memberikan kejelasan yang diharapkan.

“Awalnya disampaikan bahwa akan ada sistem bagi hasil setiap periode pemeliharaan. Namun sampai saat ini kami belum menerima profit sebagaimana yang diharapkan dan masih menunggu penjelasan lebih lanjut,” ujar sumber tersebut.

Situasi ini menimbulkan pertanyaan dari pihak investor terkait perkembangan usaha yang menjadi objek investasi, termasuk mengenai pengelolaan dana yang telah disalurkan.

Pihak yayasan juga disebut telah berupaya melakukan komunikasi dan meminta klarifikasi kepada jajaran manajemen perusahaan terkait perkembangan usaha peternakan tersebut. Namun berdasarkan keterangan yang diterima media, investor masih menunggu penjelasan yang lebih rinci dan dapat dipertanggungjawabkan mengenai kondisi usaha maupun realisasi pembagian keuntungan.

Hingga berita ini diterbitkan, media masih berupaya memperoleh konfirmasi dan hak jawab dari pihak PT Putra Bangsa Grup guna mendapatkan penjelasan secara berimbang terkait permasalahan yang disampaikan oleh investor.

Pemberitaan ini disusun berdasarkan informasi, dokumen, dan keterangan yang diperoleh media. Redaksi membuka ruang seluas-luasnya bagi pihak yang disebut dalam pemberitaan untuk memberikan klarifikasi, hak jawab, maupun penjelasan tambahan sesuai ketentuan Undang-Undang Pers.

Red