Wujudkan Kamtibmas Kondusif, Polsek Kadipaten Pantau Distribusi Ribuan Paket Makan Bergizi

TNI/Polri30 Dilihat

Majalengka – Personel Polsek Kadipaten, Polres Majalengka, Polda Jabar, melaksanakan kegiatan pengamanan dan monitoring intensif terhadap jalannya penyaluran Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Kegiatan yang diinisiasi oleh Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Yayasan Cahaya Dinar Abadi melalui Dapur Rajawali ini dipusatkan langsung di Blok Liangjulang RT. 003 RW. 001, Desa Liangjulang, Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka. Tugas pengawalan di lapangan tersebut dilaksanakan secara humanis oleh Bhabinkamtibmas Desa Liangjulang, Bripka Mochamad Atin Ramdhan, S.H., Senin (8/6/2026).

Kegiatan monitoring ini dilakukan dengan tujuan utama untuk memastikan seluruh proses distribusi paket makanan dapat berjalan dengan aman, tertib, dan benar-benar tepat sasaran kepada yang membutuhkan. Selain mengawasi jalannya pembagian, pihak kepolisian juga fokus menjaga kelayakan serta kualitas makanan melalui prosedur security food atau uji klinis demi kesehatan para penerima. Melalui langkah preventif ini, Polsek Kadipaten berkomitmen penuh untuk menjamin transparansi serta akuntabilitas pelaksanaan program sosial tersebut di wilayah hukumnya.

Berdasarkan data rekapitulasi di lapangan, total penerima manfaat dari program pemenuhan gizi massal ini mencapai angka yang cukup signifikan, yaitu sebanyak 3.432 orang. Secara rinci, bantuan nutrisi sehat ini didistribusikan kepada 2.453 siswa sekolah, 169 orang guru, serta 595 anak balita yang membutuhkan asupan gizi seimbang. Tidak hanya itu, alokasi program ini juga menyasar kelompok rentan lainnya, yakni sebanyak 215 orang ibu hamil dan menyusui yang berada di kawasan Blok Liangjulang.

Sementara itu, Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi S.H., S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Kadipaten AKP Budi Wardana, S.Pd., menegaskan pentingnya kehadiran personel kepolisian di tengah-tengah agenda kemasyarakatan seperti ini. Beliau menyampaikan bahwa kehadiran Bhabinkamtibmas secara langsung di lapangan bertujuan untuk memberikan rasa aman sekaligus menjamin respons cepat jika sewaktu-waktu terjadi gangguan kamtibmas selama proses penyaluran berlangsung. Seluruh rangkaian kegiatan penyaluran dari awal hingga selesai dilaporkan berjalan dengan lancar, kondusif, dan mendapat apresiasi positif dari warga setempat.