TAKALAR — Suasana religius dan penuh semangat mewarnai Masjid A’s Salam Polres Takalar, Senin, 8 Juni 2026. Sekitar pukul 12.30 Wita, Polres Takalar menggelar Lomba Kultum dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 Tahun 2026 dengan mengusung tema “Integritas dan Keikhlasan dalam Mendukung Ketahanan Pangan Dapat Mewujudkan Situasi Kamtibmas.”
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Wakapolres Takalar, KOMPOL Alauddin Torki, S.Sos., M.Si., M.I.Kom., didampingi Kasat Binmas Polres Takalar AKP H. Sarro, S.Sos.
Lomba ini menjadi salah satu rangkaian pembinaan mental dan spiritual bagi personel Polri, sekaligus wadah untuk menumbuhkan nilai-nilai integritas dalam pelaksanaan tugas pelayanan kepada masyarakat.
Sebagai dewan juri, Polres Takalar menghadirkan perwakilan dari Kementerian Agama Kabupaten Takalar, yakni Ustadz Sahlan Hamsah, S.Ag. Turut hadir dalam kegiatan tersebut KBO Sat Binmas Polres Takalar Ipda Syarifuddin, S.H., beserta staf Sat Binmas.
Peserta lomba merupakan para Bhabinkamtibmas yang mewakili masing-masing Polsek jajaran Polres Takalar. Dalam penyampaian kultumnya, para peserta mengangkat berbagai pesan moral dan keagamaan yang menitikberatkan pada pentingnya kejujuran, pengabdian yang tulus, serta peran seluruh elemen masyarakat dalam mendukung program ketahanan pangan nasional.
Nilai-nilai tersebut dinilai memiliki keterkaitan erat dengan upaya menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat yang kondusif.
Kasat Binmas Polres Takalar AKP H. Sarro, S.Sos., mengatakan bahwa lomba kultum ini bukan sekadar ajang kompetisi, melainkan sarana untuk memperkuat karakter personel Polri agar senantiasa menjunjung tinggi integritas dan keikhlasan dalam menjalankan tugas.
Menurutnya, nilai-nilai keagamaan yang disampaikan dalam kultum menjadi fondasi penting dalam membangun kepercayaan masyarakat terhadap institusi Polri.
“Melalui kegiatan ini kami ingin menanamkan bahwa keberhasilan menjaga kamtibmas tidak hanya bertumpu pada penegakan hukum, tetapi juga pada keteladanan moral, kejujuran, dan keikhlasan personel dalam mengabdi. Ketika nilai-nilai tersebut tertanam kuat, maka kehadiran Polri akan semakin dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” ujar AKP H. Sarro.
Ia menambahkan, tema yang diangkat dalam lomba kultum sejalan dengan program pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan nasional.
Menurutnya, stabilitas keamanan menjadi faktor penting dalam mendukung keberhasilan sektor pertanian dan perekonomian masyarakat di daerah.
“Ketahanan pangan membutuhkan kolaborasi seluruh pihak, termasuk peran Polri dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Dengan integritas dan keikhlasan dalam bekerja, kami optimistis personel Bhabinkamtibmas dapat menjadi motor penggerak di tengah masyarakat untuk mendukung program-program pembangunan, termasuk ketahanan pangan yang berkelanjutan,” tutupnya.
Asw-19







