Dukung Ketahanan Pangan 2026, Bhabinkamtibmas Polsek Paseh Monitoring Pemeliharaan Jagung Hibrida di Lahan Non Baku Sawah

TNI/Polri36 Dilihat

Reformasiaktual.com//Paseh – Sebagai bentuk dukungan terhadap program pemerintah dalam mewujudkan swasembada pangan nasional, Polsek Paseh Polresta Bandung terus aktif melakukan pendampingan dan monitoring terhadap lahan pertanian yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan tahun 2026.

Pada Kamis, 11 Juni 2026, sekitar pukul 09.20 WIB hingga selesai, Bhabinkamtibmas Desa Drawati Aipda Hamzah melaksanakan kegiatan pengecekan dan pemeliharaan tanaman jagung pipil atau jagung hibrida yang ditanam di lahan Non Baku Sawah (NBS) milik PT BUN yang berlokasi di Kampung Gakjalu RT 03 RW 04, Desa Cipaku, Kecamatan Paseh, Kabupaten Bandung.

Kegiatan tersebut dilakukan untuk memantau pertumbuhan dan perkembangan tanaman jagung sekaligus memastikan proses budidaya berjalan dengan baik. Lahan yang dimanfaatkan memiliki luas kurang lebih 50 tumbak dan menjadi salah satu lokasi yang dipersiapkan untuk mendukung program ketahanan pangan tahun 2026.

Dalam pelaksanaannya, Aipda Hamzah melakukan pengecekan kondisi tanaman serta memberikan perhatian terhadap pemeliharaan lahan agar tanaman jagung dapat tumbuh optimal hingga masa panen. Monitoring secara berkala diharapkan mampu meningkatkan produktivitas pertanian serta memberikan manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar.

Program pemanfaatan lahan Non Baku Sawah untuk penanaman jagung hibrida merupakan salah satu langkah strategis dalam mendukung ketersediaan pangan nasional. Melalui sinergi antara Polri, pemerintah, dan masyarakat, lahan-lahan produktif dapat dimanfaatkan secara maksimal untuk meningkatkan hasil pertanian.

Kapolresta Bandung Kombes Pol Aldi Subartono S.H, S.I.K, M.H CPHR melalui Kapolsek Paseh AKP Hario Edi Wibowo, S.H. menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata komitmen Polsek Paseh Polresta Bandung dalam mendukung program pemerintah di bidang ketahanan pangan. Kehadiran Bhabinkamtibmas di tengah masyarakat tidak hanya menjaga keamanan dan ketertiban, tetapi juga memberikan pendampingan terhadap program-program yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat.

Dengan adanya monitoring dan pemeliharaan secara berkelanjutan, diharapkan tanaman jagung hibrida dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen yang optimal sehingga mampu berkontribusi terhadap pencapaian target swasembada pangan tahun 2026. Tandasnya

(Humas Polsek Paseh)