Minimalisir Potensi Kejahatan, Polsek Kadipaten Intensifkan Patroli Dialogis

TNI/Polri29 Dilihat

Majalengka – Personel Polsek Kadipaten jajaran Polres Majalengka Polda Jabar terus berkomitmen menjaga kondusivitas wilayah hukumnya melalui aksi nyata di lapangan. Pada siang hari ini, tiga personel Polsek Kadipaten yang terdiri dari AIPDA Wahyudin, BRIPKA Abi Musyadat, dan BRIPDA Adhie Pramana diterjunkan langsung untuk melaksanakan kegiatan Patroli Siang Dialogis. Langkah ini diambil guna memantau situasi keamanan secara real-time sekaligus berinteraksi langsung dengan masyarakat yang sedang beraktivitas, Sabtu (13/6/2026).

Patroli mobile tersebut menyasar sejumlah titik strategis dan objek vital yang menjadi pusat keramaian masyarakat di wilayah Kecamatan Kadipaten. Beberapa lokasi yang disambangi oleh petugas antara lain dealer Yamaha, gerai Alfamart, Rumah Sakit (RS) Hasna Medika Kadipaten, hingga area perbankan di Bank Mandiri. Di setiap lokasi, para personel tampak humanis menyapa karyawan, petugas keamanan (satpam), serta pengunjung guna memastikan situasi di sekitar lokasi tersebut tetap berjalan dengan aman dan tertib.

Kegiatan Patroli Siang Dialogis ini memiliki tujuan utama untuk memelihara keamanan dan ketertiban masyarakat (Harkamtibmas) secara dinamis di wilayah hukum Polsek Kadipaten. Selain itu, tindakan preventif ini dirancang untuk mencegah bertemunya niat dan kesempatan dari para pelaku kejahatan, sehingga angka kriminalitas dapat ditekan secara efektif. Lewat dialog interpersonal, petugas juga memanfaatkan momen ini untuk menyerap aspirasi dan keluhan warga secara langsung, sekaligus memberikan rasa aman di ruang publik.

Sementara itu, Kapolres Majalengka AKBP Rita Suwadi S.H., S.I.K., M.M., melalui Kapolsek Kadipaten AKP Budi Wardana, S.Pd., menegaskan pentingnya konsistensi kehadiran polisi di lapangan demi kenyamanan masyarakat. “Kehadiran personel kepolisian di tengah-tengah aktivitas publik sangat krusial, bukan hanya untuk memberikan rasa aman, tetapi juga untuk menjamin respons cepat (quick response) jika sewaktu-waktu terjadi gangguan kamtibmas di wilayah tersebut,” ujar AKP Budi Wardana dalam keterangannya.