Personel Polsek Lemahsugih Kawal Adat Ngalaksa Buku Taun ke-321 Desa Borogojol

TNI/Polri25 Dilihat

Majalengka, Guna memastikan kelancaran agenda pelestarian budaya lokal serta memperkokoh sinergitas lintas sektoral di tingkat daerah, Kepolisian Sektor (Polsek) Lemahsugih Polres Majalengka Polda Jabar melaksanakan monitoring dan pengamanan melekat. Langkah preventif yang dikemas dalam bentuk pelayanan prima kepolisian ini difokuskan untuk mengawal jalannya upacara adat kemasyarakatan guna menjamin situasi tetap aman, tertib, dan kondusif, Senin (22/06/2026).

Dalam pelaksanaannya di lapangan, pergelaran pengamanan dan monitoring ini dipusatkan langsung di area makam leluhur Desa Borogojol, Kecamatan Lemahsugih, Kabupaten Majalengka. Atas arahan Kapolres Majalengka melalui Kapolsek Lemahsugih Iptu Nana Supriyatna, S.H., tugas pemeliharaan keamanan dan ketertiban masyarakat (harkamtibmas) tersebut dilaksanakan secara presisi mulai pukul 09.30 WIB oleh Kanit Samapta Aiptu Yoyon bersama Kanit Intelkam Aiptu E. Sutiana.

Agenda bernilai budaya tinggi yang dikawal oleh jajaran Polsek Lemahsugih ini merupakan upacara adat Hajat Desa / Ngalaksa Buku Taun ke-321 (Ngalaksa Baliung/Beliung) Desa Borogojol. Prosesi adat pareresan membuat beliung ini merupakan tradisi tahunan turun-menurun yang digelar oleh warga setempat sebagai ungkapan rasa syukur setelah memetik hasil panen raya, sekaligus menjadi wadah mempererat tali silaturahmi antarkomunitas warga.

Acara sakral yang menyedot perhatian ratusan warga ini dihadiri langsung oleh Bupati Majalengka Drs. H. Eman Suherman, M.M., Anggota DPRD Kabupaten Majalengka Sdr. Imon, S.Ag., Camat Lemahsugih Erik Pratama, S.STP., Sekcam Lemahsugih, Kepala Desa Borogojol Sdr. Amir, Sesepuh Adat Sdr. Ahyar, Serka Atep (mewakili Danramil Lemahsugih), serta para Kepala Desa se-Kecamatan Lemahsugih, tokoh agama, dan tokoh pemuda setempat. Rangkaian acara berlangsung khidmat, diawali dengan pembukaan, pembacaan ayat suci Al-Qur’an, penyampaian sambutan-sambutan, prosesi inti adat Ngalaksa Beliung, dan ditutup dengan doa bersama.

Kehadiran aktif aparat kepolisian berseragam dinas lengkap bersama unsur TNI di tengah tradisi leluhur ini disambut hangat oleh segenap pemuka adat dan para pejabat daerah. Langkah pengamanan ini dinilai memberikan rasa aman yang nyata, sehingga seluruh tahapan ritual adat dapat berjalan dengan khusyuk tanpa ada hambatan.

Di sela-sela berjalannya kegiatan adat, Aiptu Yoyon bersama Aiptu E. Sutiana turut menyisipkan jalinan komunikasi dialogis secara humanis guna menyampaikan sejumlah imbauan kamtibmas mendasar kepada warga yang memadati lokasi. Petugas mengingatkan masyarakat untuk selalu menjaga kerukunan, serta meningkatkan kewaspadaan swakarsa dari potensi aksi pencurian kendaraan bermotor (curanmor) di area parkir makam leluhur dengan memastikan sepeda motor terparkir dalam kondisi stang terkunci rapat atau menggunakan kunci ganda tambahan.