Desa Pada Asih Sukses Gelar Pemilihan Anggota BPD, Secara Demokrasi

Daerah43 Dilihat

Reformasiaktual.com//Bandung Barat
Cisarua – Pemerintah Desa Pada Asih, Kecamatan Cisarua, Kabupaten Bandung Barat, Jawa Barat. Berhasil menyelenggarakan Pemilihan / Pemungutan Suara Anggota Badan Permusyawaratan Desa (BPD) masa bakti 2026-2034 secara tertib, aman, dan demokratis pada Jum’at (27/06/2026).

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 WIB hingga selesai tersebut dilaksanakan di GOR BuluTangkis Desa Pada Asih dan diikuti oleh perwakilan masyarakat dari empat dusun yang memiliki hak pilih dalam proses pemilihan anggota BPD.

Sebanyak 120 peserta hadir dalam pemungutan suara, dengan masing-masing dusun mengirimkan 30 orang peserta pemilih. Antusiasme masyarakat dalam mengikuti proses demokrasi Desa Pada Asih menunjukkan tingginya kepedulian warga terhadap pembangunan dan tata kelola Pemerintahan Desa yang partisipatif.

Dalam proses pemilihan tersebut terdapat calon anggota BPD yang bersaing secara sehat dan terbuka. Setelah melalui tahapan pemungutan dan penghitungan suara, terpilih sembilan anggota BPD Desa Pada Asih, masa bakti 2026-2034 yang terdiri dari enam laki-laki dan tiga perempuan.

Komposisi tersebut diharapkan mampu mewakili aspirasi seluruh elemen masyarakat Desa Pada Asih secara proporsional.

Melalui musyawarah internal anggota BPD terpilih, disepakati susunan pimpinan BPD Desa Pada Asih yakni : 1, Purwati, 2 Neng Dewi, 3. Agus Kurnia, 4. Rafly Aldy, 5. Asep Yudi, 6. Risman. da Keterwakilan perempuan terpilih: 1. Desti Risma Dewi, 2. Aty Heryanti 3. Noviynti.

Kegiatan pemilihan turut dihadiri oleh Camat Cisarua Iwan Mustiwan Azis AP, S Sos, M.Si, yng diwakili oleh Kasi Pemerintahan Witarsa M.Si, Danramil Cisarua 0910 Kapten Inf Asep Saripudin, Kapolsek Cisarua Kompol Iwan Setiawan S H, M.H, CPHR, Kader Posyandu, Porkopimcam, Perangkat Desa, para Ketua RW / RT dan tamu undangan lainnya.

Camat Cisarua yang diwakili oleh Kasi Pemerintahan Witarsa M.Si, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya pemilihan anggota BPD secara lancar dan kondusif.

Menurutnya, BPD memiliki peran strategis sebagai mitra Pemerintah Desa dalam menjalankan fungsi Pemerintahan, pembangunan, pembinaan kemasyarakatan, serta penyaluran aspirasi masyarakat.

“Saya mengucapkan selamat kepada seluruh anggota BPD Desa Pada Asih, yang telah terpilih untuk masa bakti 2026-2034.

Kepercayaan yang diberikan oleh masyarakat merupakan amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab, integritas, dan dedikasi untuk kemajuan Desa,” ujar Witarsa.

Witarsa juga berharap kepengurusan BPD yang baru mampu membangun sinergi yang harmonis dengan Pemerintah Desa, guna mewujudkan tata kelola Pemerintahan Desa yang transparan, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan masyarakat.

“BPD hendaknya menjadi wadah yang mampu menjembatani aspirasi masyarakat sekaligus menjadi mitra kritis dan konstruktif bagi Pemerintah Desa. Perbedaan pendapat adalah hal yang wajar dalam demokrasi, namun seluruh elemen Desa harus tetap mengedepankan musyawarah, kebersamaan, dan semangat gotong royong demi kemajuan Desa Pada Asih,” tutupnya.

Kepala Desa Pada Asih Deden Mujijat S.Ip, mengucapkan selamat kepada anggota BPD terpilih periode 2026-2034, anggota BPD terpilih adalah perwakilan penduduk Desa berdasarkan keterwakilan wilayah/ dusun dan ditetapkan secara demokratis, wajib membangun kemitraan dengan Kepala Desa, dengan cara membangun komunikasi yang harmonis, sekaligus meningkatkan sinergi dengan tetap membangun koordinasi dan kolaborasi dengan penyelenggara Pemerintah Desa dan seluruh komponen masyarakat.

Kepala Desa Pada Asih Deden Mujijat S.Ip, berharap untuk segera memahami betul situasi, kondisi, potensi, problematika serta aspirasi masyarakat di wilayahnya masing-masing, selalu kedepankan budaya jujur, gotong royong, kebersamaan, dan terbuka di dalam bekerja dan melayani masyarakat,”harapnya.

Menurutnya hubungan BPD dengan Kepala Desa selaku mitra kerja strategis dalam Pemerintahan Desa haruslah sejalan dan selaras, saling menguatkan dan tidak boleh saling meniadakan terutama dalam hal menentukan arah kebijakan pembangunan Desa. Makanya BPD harus benar-benar bisa menjadi partner serta menjadi pilar utama dan jembatan koordinasi kerja Pemerintah Desa dan masyarakat.

“Kami juga berharap kinerja BPD sebagai mitra Pemerintah Desa hendaknya semakin solid dan meningkat dalam membangun dan mensejahterakan masyarakat. BPD tidak boleh mencari-cari kesalahan dari kebijakan atau program kegiatan yang dilaksanakan Pemerintah Desa, karena tindakan yang demikian bisa menghambat pelaksanaan pembangunan dan pelayanan,”tegasnya.

Mujijat juga berpesan agar anggota BPD terpilih segera menyesuaikan diri dengan tugas dan fungsi kelembagaan, memperkuat komunikasi dengan masyarakat, serta menjaga kepercayaan publik yang telah diberikan.

Dengan suksesnya pelaksanaan pemilihan anggota BPD ini, diharapkan roda Pemerintahan dan pembangunan di Desa Pada Asih dapat berjalan semakin efektif, partisipatif, dan berkelanjutan untuk mendukung terwujudnya kesejahteraan masyarakat serta pembangunan Kabupaten Bandung Barat yang lebih maju yang Amanah,” Pungkasnya.

Journalist A2n***RA