UPTD PJJ Wilayah I Optimalkan Pembangunan Infrastruktur, Jembatan dan Jalan Provinsi di Bogor Terus Dibenahi

Daerah347 Dilihat

Reformasiaktual.com//Bogor – Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui Dinas Bina Marga dan Penataan Ruang (DBMPR) terus merealisasikan program pembangunan infrastruktur yang menjadi prioritas untuk meningkatkan konektivitas antarwilayah. Salah satu proyek strategis yang saat ini tengah berjalan adalah pekerjaan penggantian Jembatan Kedep pada ruas Jalan Cileungsi–Cibinong (Citeureup) yang berada di bawah pengelolaan UPTD Pengelolaan Jalan dan Jembatan (PJJ) Wilayah Pelayanan I.

Pembangunan jembatan tersebut merupakan bagian dari komitmen Pemerintah Provinsi Jawa Barat dalam menyediakan infrastruktur jalan dan jembatan yang aman, nyaman, serta mampu menunjang aktivitas masyarakat dan pertumbuhan ekonomi di kawasan Bogor dan sekitarnya.

Berdasarkan informasi yang tercantum pada papan proyek, pekerjaan penggantian Jembatan Kedep memiliki panjang sekitar 90 meter dengan nilai kontrak sebesar Rp45.982.294.553. Kontrak pekerjaan ditandatangani pada 12 Mei 2026 dengan masa pelaksanaan selama 230 hari kalender.

Proyek tersebut dilaksanakan oleh PT Tri Manunggal Karya, sedangkan pengawasan pekerjaan dilakukan oleh PT Adhimascipta Dwipantara KSO bersama PT Metrikarsipilan Indonesia, guna memastikan pelaksanaan konstruksi berjalan sesuai dengan spesifikasi teknis, standar mutu, serta ketentuan yang berlaku.

Keberadaan Jembatan Kedep memiliki peranan penting sebagai jalur penghubung pada ruas Jalan Cileungsi–Cibinong yang setiap harinya dilalui kendaraan pribadi, angkutan umum, hingga kendaraan logistik. Oleh karena itu, penggantian jembatan dilakukan sebagai langkah peningkatan kualitas infrastruktur agar mampu memberikan keamanan dan kenyamanan yang lebih baik bagi pengguna jalan.

Selain pembangunan jembatan, UPTD PJJ Wilayah Pelayanan I juga terus melaksanakan program pemeliharaan jalan di sejumlah ruas jalan provinsi yang berada di wilayah Bogor. Program tersebut meliputi perbaikan kerusakan jalan, penanganan titik-titik yang mengalami penurunan kualitas, hingga pemeliharaan rutin agar kondisi jalan tetap mantap dan dapat digunakan secara optimal.

Upaya tersebut diharapkan mampu memperlancar arus lalu lintas, mengurangi waktu tempuh perjalanan masyarakat, serta mendukung distribusi barang dan jasa yang menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.

Pembangunan infrastruktur juga diharapkan memberikan dampak positif terhadap sektor perdagangan, industri, pendidikan, dan pariwisata, mengingat akses transportasi yang baik menjadi salah satu penunjang utama aktivitas masyarakat.

Selama proses pekerjaan berlangsung, masyarakat diimbau untuk tetap berhati-hati saat melintasi area proyek, mematuhi rambu-rambu lalu lintas, serta mengikuti arahan petugas di lapangan demi keselamatan bersama.

Dengan terus direalisasikannya pembangunan jembatan dan pemeliharaan jalan oleh Pemerintah Provinsi Jawa Barat melalui UPTD PJJ Wilayah Pelayanan I, diharapkan kualitas infrastruktur di wilayah Bogor semakin meningkat, sehingga mampu memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat serta mendukung terwujudnya pembangunan daerah yang berkelanjutan.

(Redaksi)