Disorot Publik, Warga Tetap Berharap Dinas Lanjutkan Proyek TPT Tanggap Darurat di Perbatasan Sukadami–Ciawi tali

Daerah43 Dilihat

PURWAKARTA –reformasiaktual.com Sorotan publik terhadap pelaksanaan proyek Tembok Penahan Tanah (TPT) tanggap darurat di perbatasan Desa Sukadami dan Desa Ciawi, Kecamatan Wanayasa, Kabupaten Purwakarta, tidak mengurangi harapan masyarakat agar penanganan infrastruktur di lokasi tersebut tetap dilanjutkan.

Warga menilai keberadaan TPT sangat penting mengingat kawasan tersebut memiliki potensi pergerakan tanah dan rawan longsor yang dapat mengancam badan jalan serta keselamatan pengguna jalan. Karena itu, mereka berharap pemerintah daerah melalui dinas terkait tetap melanjutkan pembangunan dengan tetap mengedepankan kualitas pekerjaan, transparansi, dan kepatuhan terhadap ketentuan yang berlaku.

Menurut keterangan warga, pekerjaan TPT yang telah dilaksanakan dinilai memiliki hasil yang rapi dan baik. Proyek tersebut juga disebut merupakan tindak lanjut dari pengajuan Pemerintah Desa Ciawi karena kondisi di lokasi saat itu dinilai mendesak sehingga memerlukan penanganan tanggap darurat.

“Yang terpenting bagi kami adalah penanganannya tetap dilanjutkan karena lokasi ini memang rawan. Hasil pekerjaannya juga terlihat rapi dan bagus. Kami hanya berharap pengawasannya tetap maksimal agar kualitasnya terjaga dan sesuai ketentuan,” ujar salah seorang warga.

Masyarakat berharap sorotan yang muncul dapat menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas pelaksanaan proyek, bukan menjadi alasan terhentinya pembangunan pada titik yang masih membutuhkan penguatan. Mereka juga meminta pemerintah memastikan setiap tahapan pekerjaan dilakukan secara profesional, terbuka, dan mengutamakan keselamatan masyarakat.

Hingga berita ini ditulis, warga masih menunggu langkah lanjutan dari dinas terkait mengenai penyelesaian proyek TPT tanggap darurat tersebut.
Mereka berharap evaluasi yang dilakukan mampu memperkuat kualitas pelaksanaan pekerjaan sekaligus memastikan kebutuhan masyarakat terhadap perlindungan infrastruktur di kawasan perbatasan Sukadami–Ciawi tetap menjadi prioritas.

RN