Kegiatan “PELITA” Pendampingan dan Edukasi Antenatal Care dan Pemanfaatan Buku KIA oleh Mahasiswa KKN-PK Angkatan 69 UNHAS

PENDIDIKAN43 Dilihat

SIDRAP – reformasiaktual.com Sebagai upaya pencegahan Stunting di 1000 hari pertama kehidupan di desa Kulo, Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN-PK) Angkatan 69 melaksanakan program PELITA: Pendampingan dan Edukasi Antenatal Care dan Pemanfaatan Buku KIA untuk Pencegahan Stunting di Rumah Gizi Desa Kulo, Kecamatan Kulo, Kabupaten Sidenreng Rappang, pada Minggu, 19 Juli 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan secara rutin (Antenatal Care/ANC) serta pemanfaatan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (Buku KIA) sebagai upaya pencegahan stunting sejak 1.000 Hari Pertama Kehidupan. Materi edukasi mencakup pengenalan stunting, penyebab dan dampaknya, jadwal dan pemeriksaan ANC, fungsi Buku KIA, hingga cara membaca grafik pertumbuhan (KMS).
Kegiatan dihadiri oleh para Ibu Hamil, Ibu dengan Balita, Kader Posyandu, Bidan Desa Nurul Ain, A.Md.Keb, serta Ketua Rumah Gizi Desa Kulo, Ibu Jumiati. Edukasi disampaikan secara interaktif melalui presentasi, demonstrasi penggunaan Buku KIA, sesi tanya jawab, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta.
Program PELITA hadir sebagai bentuk dukungan terhadap upaya percepatan penurunan stunting di Desa Kulo. Dengan meningkatkan pemahaman ibu hamil dan keluarga mengenai pentingnya pemeriksaan kehamilan yang teratur serta pemantauan pertumbuhan anak melalui Buku KIA, diharapkan risiko stunting dapat dicegah sejak dini.
Bidan Desa Kulo, Nurul Ain, A.Md.Keb, menyampaikan bahwa edukasi kesehatan yang berkelanjutan memiliki peran penting dalam membangun perilaku di Masyarakat mengingat di Desa Kulo masih terdapat beberapa kasus Stunting. “Stunting dapat dicegah apabila ibu hamil rutin melakukan pemeriksaan kehamilan, memenuhi kebutuhan gizi, serta memanfaatkan Buku KIA sebagai panduan untuk memantau kesehatan ibu dan tumbuh kembang anak dikarenakan banyak ibu yang hanya membawa buku KIA tanpa mengetahui isi dari buku tersebut. Edukasi seperti ini sangat membantu meningkatkan pemahaman masyarakat.”

Seluruh rangkaian program kerja PELITA (Pendampingan dan Edukasi Antenatal Care dan Pemanfaatan Buku KIA untuk Pencegahan Stunting) dilaksanakan oleh mahasiswa di bawah bimbingan dan arahan Dosen Supervisor Lapangan, Syahrul, S.Kep., Ns., M.Kep., Sp.Kep.MB., yang senantiasa memberikan pendampingan, masukan, serta arahan sehingga pelaksanaan program dapat berlangsung secara efektif, terarah, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Penanggung jawab utama yang menginisiasi dan memimpin pelaksanaan program PELITA adalah Shafira Alya Putri Zulfikar, mahasiswa Program Studi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran, Universitas Hasanuddin. Dalam pelaksanaannya, penanggung jawab didukung sepenuhnya oleh rekan-rekan mahasiswa KKN-PK Angkatan 69 Desa Kulo yang bekerja sama dalam mempersiapkan, memfasilitasi, serta menyukseskan seluruh rangkaian kegiatan edukasi kepada ibu hamil, ibu dengan balita, serta kader Posyandu di Desa Kulo. “Kolaborasi antara mahasiswa, tenaga kesehatan, kader, dan pemerintah desa diharapkan mampu memperkuat upaya pencegahan stunting melalui peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat akan pentingnya Antenatal Care (ANC) dan pemanfaatan Buku KIA dalam rangka pencegahan Stunting pada 1000 Hari Pertama Kehidupan di Desa Kulo” ujar Shafira.

Melalui program PELITA, diharapkan tercipta peningkatan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya ANC sejak hamil dan pemanfaatan Buku KIA untuk memantau pertumbuhan anak, sehingga upaya pencegahan stunting di Desa Kulo dapat dilakukan secara lebih optimal melalui keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat.

AGUS

News Feed