Realisasi Program Gp3A Harumsaeii Desa Purwasari: Tingkatkan Infrastruktur Irigasi Sawah Secara Swakelola

Daerah75 Dilihat

BOGOR, Senin 20 Juli 2026 – Dalam upaya mengoptimalkan sistem pengairan lahan pertanian serta mendukung ketahanan pangan lokal, program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (Gp3A Harumsari) mulai direalisasikan di Desa Purwasari Kecamatan Darmaga Kabupaten Bogor. Proyek yang dikelola oleh Kelompok GP3A Harumsari ini resmi berjalan sejak Rabu, 14 Juli 2026.

Pelaksanaan Swakelola demi Transparansi
Pembangunan infrastruktur jaringan irigasi ini dilaksanakan sepenuhnya secara swakelola oleh kelompok warga tani setempat. Tanpa melibatkan pihak ketiga atau kontraktor, langkah ini diambil untuk memastikan pelaksanaan proyek berjalan transparan serta memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat pekerja di wilayah Desa Purwasari,

Detail Proyek dan Anggaran
Berdasarkan data yang tertera pada papan informasi proyek, kegiatan ini berada di bawah wewenang Kementerian Pekerjaan Umum melalui Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Ciliwung-Cisadane. Berikut adalah rincian teknis pelaksanaan proyek:

Lokasi: Daerah Irigasi (DI-Cisasah kiri Desa Purwasari,

Pengerjaan dan Standar Keselamatan
Pantauan di lapangan menunjukkan bahwa tim Gp3a Harumsari di bawah arahan Ketua GP3A Bpk Didin, tengah melakukan pemasangan dinding batu penahan serta pengerukan jalur irigasi. Penggunaan material batu belah dipilih untuk memastikan saluran air permanen dan meminimalisir risiko kebocoran ke petak sawah warga.

Selain fokus pada kualitas infrastruktur, pihak pelaksana juga menerapkan standar Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) yang ketat. Seluruh pekerja diwajibkan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) guna menjamin keamanan selama proses konstruksi berlangsung.

Dampak bagi Petani Lokal
Pembangunan jaringan irigasi ini diharapkan dapat mengatasi kendala distribusi air di area persawahan Desa purwasari. Dengan sistem irigasi yang lebih stabil dan merata, produktivitas hasil panen petani lokal diproyeksikan akan meningkat secara berkelanjutan.

Penulis: O. Sobandi