
Reformasiaktual.com//Bukittinggi, Lipsus, 19 Juli 2026 – Pemerintah Kota Bukittinggi terus memperkuat komitmennya untuk mewujudkan kawasan perkotaan yang tertata rapi, berkelas modern, nyaman ditinggali, serta memiliki daya saing tinggi di kancah nasional maupun internasional.
Melalui rangkaian program strategis yang akan dilaksanakan secara bertahap mulai tahun 2026 hingga 2027, wajah Bukittinggi dipersiapkan menjadi kota yang semakin asri, ramah bagi pejalan kaki, dan semakin mengukuhkan posisinya sebagai destinasi wisata unggulan di Sumatera Barat dan Indonesia.
Komitmen kuat ini ditegaskan dalam Rapat Koordinasi Perencanaan Penataan Kota yang digelar di Aula Balaikota Bukittinggi, dipimpin langsung oleh Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias.

Rapat ini dihadiri oleh unsur Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), instansi vertikal terkait, Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), serta seluruh pemangku kepentingan pembangunan di wilayah Kota Bukittinggi.
Langkah penataan kota ini semakin kokoh dan memiliki landasan kuat dengan terpilihnya Bukittinggi sebagai salah satu dari 10 kota percontohan di Indonesia yang mendapatkan pendampingan teknis melalui Program Integrated City Planning (ICP) dari Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional/ Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) RI.

Program ini menjadi acuan utama dalam menyusun pembangunan kota yang terintegrasi menyeluruh, berkelanjutan, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta berorientasi langsung pada peningkatan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat.
Wali Kota Bukittinggi Ramlan Nurmatias menjelaskan secara rinci bahwa penataan kota tidak hanya berorientasi pada keindahan fisik semata, melainkan bertujuan membangun ekosistem perkotaan yang aman, tertib, dan seimbang.
Pembangunan ini dirancang mampu menggerakkan roda perekonomian daerah, khususnya pada sektor unggulan pariwisata, perdagangan, serta ekonomi kreatif yang menjadi tulang punggung kesejahteraan warga Bukittinggi.
Pemindahan Jaringan Utilitas ke Bawah Tanah, Langkah Besar Wujudkan Kota Modern.
Salah satu langkah terobosan terbesar yang akan segera dijalankan adalah penataan utilitas kota melalui pemindahan seluruh jaringan kabel listrik, telekomunikasi, dan jaringan internet ke dalam saluran bawah tanah. Program ini dilaksanakan secara terpadu dan terkoordinasi bersama PT PLN (Persero), PT Telkom Indonesia, PDAM Kota Bukittinggi, serta instansi terkait lainnya.
Pendekatan ini menjamin pembangunan infrastruktur tidak lagi berjalan secara terpisah-pisah atau parsial, melainkan menyatu dalam satu kesatuan sistem yang saling mendukung.

Selain menciptakan tampilan kota yang lebih bersih, rapi, dan estetis, langkah ini juga meningkatkan keamanan jaringan dari gangguan cuaca maupun kecelakaan, mempermudah pekerjaan pemeliharaan, serta menghadirkan wajah perkotaan yang benar-benar modern dan berkelas.
Kawasan Ikonik Jam Gadang Menjadi Zona Bebas Kendaraan, Ramah Pejalan Kaki.
Sebagai ikon pariwisata nasional dan kebanggaan masyarakat Minangkabau, kawasan menuju Jam Gadang akan disulap menjadi kawasan prioritas yang sangat bersahabat bagi pejalan kaki. Penataan komprehensif akan dilakukan pada sejumlah ruas jalan strategis penghubung utama, yaitu Jalan Istana, Jalan Minangkabau, Jalan Sudirman, Jalan Perwira, hingga Jalan Ombilin.
Kawasan ini nantinya akan dilengkapi dengan pemasangan ubin conblock berkualitas, jalur pejalan kaki yang luas dan aman, bangku taman yang nyaman, ruang terbuka hijau, pohon peneduh, sistem penerangan jalan yang terang dan indah, tempat sampah terpilah, papan informasi wisata, serta fasilitas aksesibilitas khusus bagi penyandang disabilitas dan lansia.
Tak ketinggalan, kawasan ekonomi kreatif di sekitarnya juga akan ditata lebih tertib, teratur, dan tetap memberikan ruang bagi pelaku usaha lokal untuk berkarya.
Pembangunan seluruh ruas ini akan dilakukan secara bertahap dengan prinsip kerja tuntas hingga selesai, disesuaikan dengan kemampuan anggaran daerah, agar setiap tahapan pembangunan benar-benar memberikan manfaat nyata yang langsung dapat dirasakan oleh masyarakat luas.
Rekayasa Lalu Lintas dan Revitalisasi Pusat Ekonomi Rakyat.
Untuk mendukung kenyamanan berkunjung ke kawasan wisata utama, Pemerintah Kota Bukittinggi juga merancang rekayasa lalu lintas bertahap, khususnya pada jalur akses menuju Jam Gadang dan kawasan objek wisata Panorama Ngarai Sianok.

Pengaturan ini bertujuan menciptakan kawasan yang aman, menekan angka kemacetan lalu lintas, meningkatkan kenyamanan berjalan kaki, serta memberikan pengalaman wisata yang lebih berkesan bagi pengunjung.
Perhatian serius juga diberikan terhadap revitalisasi Pasar Bawah, pusat perdagangan tradisional yang menjadi denyut nadi ekonomi masyarakat sejak lama. Penataan diawali dengan pembangunan sistem drainase yang kokoh untuk mengatasi permasalahan genangan air saat hujan, kemudian dilanjutkan dengan pembenahan lantai, atap, fasilitas sanitasi, serta sarana penunjang lainnya.
Seluruh proses ini tetap mempertahankan karakter khas Pasar Bawah sebagai pasar tradisional yang menjadi identitas sejarah kota, namun ditampilkan dalam kondisi yang jauh lebih bersih, sehat, nyaman, dan layak menjadi kebanggaan.
Penataan Ruang Publik, Hadirkan Pesona Kota di Malam Hari.
Berbagai ruang publik andalan lainnya juga akan mendapatkan sentuhan pembenahan yang menyeluruh. Pemerintah Kota Bukittinggi akan menata ulang taman depan dan kawasan kafe di kompleks Taman Margasatwa dan Budaya Kinantan (TMSBK), memasang lampu dekoratif artistik di kawasan Janjang 40 beserta pembangunan gapura gerbang bagian atas, serta memasang lampu hias pada sejumlah ruas jalan yang menjadi pusat aktivitas ekonomi kreatif dan keramaian warga.
Penataan ini diharapkan mampu menghadirkan suasana kota yang lebih hidup, berwarna, dan sangat menarik untuk dikunjungi pada malam hari, sekaligus menjadi daya tarik baru yang memperkuat posisi Bukittinggi sebagai kota wisata yang tak pernah tidur.
Langkah Bersama Wujudkan Bukittinggi Gemilang.
Seluruh rangkaian program pembangunan ini merupakan perwujudan nyata visi Pemerintah Kota Bukittinggi untuk menjadikan kota ini sebagai pusat wisata, perdagangan, dan jasa yang maju, beradab, serta lestari.
“Tujuan kita semua sama, bagaimana menjadikan Bukittinggi benar-benar menjadi kota tujuan utama wisatawan. Penataan kota harus dilakukan secara menyeluruh dan terpadu agar tercipta rasa aman, nyaman, dan kawasan yang rapi indah. Dengan begitu, semakin banyak wisatawan yang berkunjung, dan pada akhirnya memberikan dampak positif yang besar bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat Bukittinggi,” tegas Wali Kota Ramlan Nurmatias.
Dengan dukungan penuh dan kolaborasi erat dari seluruh elemen masyarakat, pelaku usaha, instansi pemerintah, dan para pemangku kepentingan, Bukittinggi sangat optimis mampu menghadirkan wajah baru kota yang lebih hijau, tertata, modern, dan semakin layak menjadi destinasi wisata kebanggaan Indonesia.
(Adjurama G)







