SEKRETARIS DAERAH INSPEKTUR UPACARA PADA PERINGATAN HARI ANAK NASIONAL KE-42 TAHUN 2026 DI PALUTA

Daerah64 Dilihat

Paluta //ReformasiAktual.com-Pemerintah Kabupaten Padang Lawas Utara Melaksanakan Upacara Peringatan Hari Anak Nasional (HAN) ke-42 Tahun 2026 di Halaman Kantor Bupati Padang Lawas Utara, Kamis (23/07/2026).

Dalam upacara tersebut, bertindak sebagai Inspektur Upacara Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas Utara, Dr. Patuan Rahmat Syukur P. Hasibuan, S.STP., MM, Awaluddin Jamin Harahap, S.Sos., M.Si sebagai Perwira Upacara, Lutfi Sunandar Driver Siregar, S.STP bertindak sebagai Pemimpin Upacara.

Sekretaris Daerah membacakan amanat Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia.

Dalam amanat, Sekretaris Daerah disampaikan bahwa peringatan Hari Anak Nasional ke-42 yang mengusung tema “Sayang Anak, Lindungi dan Bangun Masa Depan” merupakan momentum untuk memperkuat komitmen seluruh elemen bangsa dalam memenuhi hak-hak anak, mulai dari hak untuk hidup, tumbuh, berkembang, berpartisipasi, hingga memperoleh perlindungan dari segala bentuk kekerasan dan diskriminasi.

Sekretaris Daerah juga menegaskan bahwa setiap anak merupakan pribadi yang berharga, harus dihormati, didengar pendapatnya, serta dilibatkan sebagai subjek pembangunan sesuai usia dan tingkat kematangannya. Oleh karena itu, perlindungan terhadap anak tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan peran aktif keluarga, satuan pendidikan, masyarakat, dunia usaha, media massa, organisasi kemasyarakatan, tokoh agama, tokoh adat, akademisi, hingga pemerintah pusat dan daerah.

Selain itu, Hari Anak Nasional ke-42 Tahun 2026 mengusung tagline “Sayang Anak Sayang Indonesia” sebagai ajakan kepada seluruh masyarakat untuk mencintai, melindungi, serta memberikan masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia sebagai generasi penerus menuju Indonesia Emas 2045.

“Melalui peringatan Hari Anak Nasional ini, seluruh kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, dunia usaha, organisasi masyarakat, media, lembaga pendidikan, komunitas, keluarga, hingga anak-anak Indonesia diajak menjadi bagian dari Gerakan BERLIAN. Diharapkan semangat perlindungan anak terus digaungkan hingga ke pelosok daerah sehingga setiap anak dapat tumbuh dalam lingkungan yang aman, bahagia, dihormati, didengar suaranya, serta terpenuhi hak-haknya,” ujarnya.

Di akhir amanatnya, Sekretaris Daerah mengajak seluruh anak Indonesia agar tidak takut menyampaikan apabila mengalami maupun menyaksikan tindak kekerasan. Anak-anak diimbau untuk bercerita kepada orang dewasa yang dipercaya atau menghubungi layanan SAPA 129 sebagai wujud kehadiran negara dalam memberikan perlindungan kepada setiap anak Indonesia.

Usai pelaksanaan upacara, kegiatan dilanjutkan dengan penyerahan Piagam Penghargaan dan Sertifikat Kabupaten Layak Anak (KLA) Predikat Pratama Tahun 2025 dari Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Republik Indonesia. Piagam penghargaan diserahkan oleh Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (P3AP2KB) Kabupaten Padang Lawas Utara kepada Sekretaris Daerah Kabupaten Padang Lawas Utara sebagai bentuk apresiasi atas komitmen pemerintah daerah dalam mewujudkan kabupaten yang ramah dan layak bagi anak.

Selanjutnya, diberikan piagam penghargaan dan sertifikat kepada anak-anak berprestasi Kabupaten Padang Lawas Utara yang telah mengharumkan nama daerah di tingkat provinsi maupun nasional. Penghargaan tersebut diberikan kepada Nazril Irham Rambe dan Hanif Aqwa Siregar, Denias Syah Valentino Lahagu, Arfan Marwaji Harahap, Anggi Dwi Khairani Harahap, Tasya Aprilya Harahap, Dwi Anggraini Nasution, dan Fitri Nabila Harahap atas prestasi yang diraih di berbagai bidang.

Pada kesempatan yang sama juga dilakukan penyerahan piagam penghargaan atas capaian Akuntabilitas Kinerja Pemerintah Daerah (LAKIP) Kabupaten Padang Lawas Utara yang memperoleh nilai 62,18dengan kategori B. Selain itu, turut diserahkan penghargaan kepada perangkat daerah berprestasi dalam pelaksanaan Sistem Akuntabilitas Kinerj