TUJUH HARI PROYEK PEMBANGUNAN SD NEGERI CIAUL BERJALAN TANPA PAPAN INFORMASI, ADA APA?

PENDIDIKAN26 Dilihat

Reformasiaktual.com//Bogor// Selasa, 28 Juli 2026- Proyek pembangunan di SD Negeri Ciaul, Desa Sukasari, Kecamatan Rumpin, Kabupaten Bogor, menjadi sorotan setelah disebut telah berlangsung sekitar tujuh hari tanpa terlihat adanya papan informasi proyek di lokasi pekerjaan.

Ketiadaan papan informasi tersebut memunculkan pertanyaan dari masyarakat mengenai identitas proyek, sumber anggaran, nilai pekerjaan, pelaksana, volume pekerjaan, hingga jangka waktu pelaksanaan.

Padahal, papan informasi proyek merupakan salah satu bentuk keterbukaan informasi publik agar masyarakat dapat mengetahui secara jelas dasar pelaksanaan suatu kegiatan, terutama apabila proyek tersebut menggunakan anggaran pemerintah.

Transparansi Dipertanyakan

Berdasarkan pantauan di lapangan, aktivitas pembangunan tetap berlangsung, namun belum terlihat papan informasi yang memuat data dasar proyek. Kondisi ini dinilai berpotensi menimbulkan persepsi kurangnya transparansi dalam pelaksanaan pekerjaan.

Masyarakat berharap informasi mengenai proyek tersebut dapat disampaikan secara terbuka sehingga tidak menimbulkan berbagai spekulasi.

Instansi Terkait Diminta Melakukan Pengecekan

Media meminta instansi yang berwenang segera melakukan pengecekan terhadap proyek tersebut guna memastikan seluruh ketentuan administrasi dan pelaksanaan pekerjaan telah dipenuhi, termasuk keberadaan papan informasi proyek sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemeriksaan juga diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai sumber pendanaan, pelaksana kegiatan, nilai kontrak, spesifikasi teknis, serta kesesuaian pekerjaan dengan dokumen perencanaan.

Ruang Klarifikasi Terbuka

Media tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada pihak pelaksana proyek, pemerintah desa, pihak sekolah, dinas terkait, maupun instansi berwenang lainnya untuk memberikan penjelasan secara terbuka mengenai proyek pembangunan SD Negeri Ciaul tersebut.

Transparansi informasi diharapkan menjadi langkah awal untuk menjawab pertanyaan masyarakat serta menjaga kepercayaan publik terhadap pelaksanaan pembangunan fasilitas pendidikan.

Bogor, Selasa, 28 Juli 2026.

(DEDI/RA)