Langkah Perdana Kapolres Takalar: Bangun Soliditas, Perkuat Pelayanan, Jaga Marwah Polri

TNI/Polri31 Dilihat

Reformasiaktual.com//TAKALAR – Lapangan apel Mapolres Takalar dipenuhi barisan personel pada Senin pagi, 3 Agustus 2026. Di hadapan ratusan anggota, AKBP Ginanjar Fitriadi, S.H., S.I.K., M.H. untuk pertama kalinya berdiri sebagai inspektur apel dalam jam pimpinan sejak dipercaya memimpin Polres Takalar.

Momen itu bukan sekadar seremoni pergantian kepemimpinan, tetapi menjadi titik awal penyamaan visi dan penguatan komitmen seluruh personel dalam menjalankan tugas kepolisian.

Apel pagi tersebut dihadiri Wakapolres Takalar Kompol Alauddin, S.Sos., M.Si., M.I.Kom., para pejabat utama, para Kapolsek jajaran, perwira, bintara, serta aparatur sipil negara (ASN) Polres Takalar.

Dalam amanat perdananya, AKBP Ginanjar Fitriadi membuka sambutannya dengan memperkenalkan diri kepada seluruh personel. Ia menyampaikan bahwa amanah sebagai Kapolres bukanlah tugas yang dapat dijalankan seorang diri.

Karena itu, ia mengajak seluruh anggota untuk menjadi bagian dari kekuatan yang saling mendukung, saling mengingatkan, dan bekerja dalam semangat kebersamaan demi mewujudkan organisasi yang profesional dan solid.

Menurutnya, keberhasilan sebuah institusi kepolisian tidak hanya diukur dari capaian operasional, tetapi juga dari kedisiplinan, loyalitas, serta kualitas pelayanan yang dirasakan masyarakat.

Untuk itu, ia meminta setiap personel melaksanakan tugas sesuai fungsi dan tanggung jawab masing-masing dengan penuh integritas, tanpa mengabaikan profesionalisme dalam setiap tindakan.

Kapolres juga menegaskan bahwa pelayanan kepada masyarakat harus menjadi orientasi utama seluruh jajaran. Kecepatan merespons, sikap yang humanis, serta kemampuan memberikan solusi atas setiap persoalan masyarakat merupakan wujud nyata kehadiran Polri sebagai pelindung, pengayom, dan pelayan masyarakat.

Di penghujung amanatnya, AKBP Ginanjar Fitriadi memberikan penekanan khusus agar seluruh personel menjauhi segala bentuk pelanggaran, baik disiplin, kode etik, maupun tindak pidana yang berpotensi mencoreng nama baik institusi.

Ia mengingatkan bahwa kepercayaan masyarakat merupakan aset yang dibangun melalui perilaku setiap anggota, sehingga harus dijaga dengan bekerja secara jujur, bertanggung jawab, dan berintegritas.

Apel pagi perdana itu menjadi penanda dimulainya kepemimpinan AKBP Ginanjar Fitriadi di Polres Takalar. Lebih dari sekadar penyampaian arahan, momen tersebut memuat pesan tentang pentingnya membangun soliditas internal, meningkatkan kualitas pelayanan publik, serta menjaga kehormatan institusi sebagai fondasi dalam menghadirkan Polri yang semakin profesional, presisi, dan dipercaya masyarakat.

Asw-19