Usai Salat Jumat, Kapolsek Galut Ingatkan Bahaya Narkoba hingga Ancaman Kebakaran di Desa Bontosunggu

TNI/Polri31 Dilihat

Takalar — Sejuknya suasana usai Salat Jumat di Masjid Al Ikhlas, Desa Bontosunggu, Kecamatan Galesong Utara, menjadi momentum bagi jajaran Polsek Galesong Utara untuk memperkuat jalinan komunikasi dengan masyarakat. Bukan sekadar hadir memenuhi agenda rutin, kepolisian memanfaatkan ruang tersebut untuk menyampaikan pesan-pesan yang menyentuh langsung persoalan keamanan dan ketertiban di tengah kehidupan warga.

Jumat (7/8/2026) sekitar pukul 12.00 Wita, Kapolsek Galesong Utara AKP Alimin memimpin kegiatan Safari Jumat bersama Kanit Binmas AIPTU Asmir, Kanit Samapta AIPTU Arfah, Kanit Provos AIPDA Husni, serta Bhabinkamtibmas Desa Bontosunggu BRIPKA Herman.

Di hadapan para jamaah, AKP Alimin menegaskan bahwa menjaga keamanan lingkungan tidak dapat dibebankan sepenuhnya kepada aparat kepolisian. Menurutnya, situasi yang aman dan kondusif hanya dapat terwujud apabila masyarakat turut mengambil peran melalui kepedulian, kewaspadaan, dan semangat kebersamaan.

“Keamanan adalah tanggung jawab kita bersama. Ketika masyarakat peduli terhadap lingkungan dan tidak ragu melaporkan setiap potensi gangguan kamtibmas, maka ruang bagi pelaku kejahatan akan semakin sempit,” pesannya.

Dalam dialog yang berlangsung hangat, Kapolsek juga menaruh perhatian pada berbagai persoalan sosial yang kini menjadi tantangan di tengah masyarakat. Ia mengingatkan para pemuda agar menjauhi penyalahgunaan narkotika dan praktik judi online yang kian masif menyasar berbagai kalangan. Kedua persoalan tersebut, kata dia, tidak hanya menghancurkan masa depan generasi muda, tetapi juga berpotensi memicu tindak kriminal dan merusak ketenteraman lingkungan.

Tak hanya itu, masyarakat diajak lebih cerdas dan bijak dalam menggunakan media sosial. AKP Alimin mengimbau warga untuk tidak mudah mempercayai maupun menyebarkan informasi yang belum terverifikasi, sehingga ruang digital tetap menjadi sarana mempererat silaturahmi, bukan memicu perpecahan.

Memasuki musim kemarau, perhatian juga diarahkan pada ancaman kebakaran. Kapolsek mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati saat membakar sampah atau membersihkan lahan. Api yang tampak kecil, ujarnya, dapat dengan cepat merembet akibat cuaca panas dan hembusan angin, sehingga berpotensi menimbulkan kerugian besar apabila tidak diawasi.

Safari Jumat tersebut menjadi bagian dari pendekatan humanis Polri dalam memperkuat hubungan dengan masyarakat. Melalui komunikasi yang dibangun dari rumah ibadah, pesan-pesan kamtibmas diharapkan tidak hanya didengar, tetapi juga menjadi komitmen bersama untuk menjaga keamanan, ketertiban, dan kerukunan di Desa Bontosunggu.

Dengan sinergi yang terus terpelihara antara kepolisian, tokoh agama, dan masyarakat, Polsek Galesong Utara optimistis stabilitas kamtibmas di wilayah hukumnya akan tetap terjaga, sehingga aktivitas warga dapat berlangsung dengan aman, nyaman, dan kondusif.

Asw-19