Kapolda Jabar Hadiri Upacara HUT Kemerdekaan RI Ke 81 di Gedung Sate, Puluhan Ribu Warga Antusias

TNI/Polri363 Dilihat

Reformasiaktual.com//Puluhan ribu masyarakat memenuhi kawasan Gedung Sate Bandung untuk mengikuti rangkaian upacara HUT ke-81 Kemerdekaan Indonesia, Senin (17/8/2026).
Mereka berdiri secara tertib di pinggir jalan, menanti iring-iringan kereta kencana yang membawa duplikat Bendera Merah Putih dari Bale Pakuan.

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi, yang bertindak sebagai pemimpin upacara, berdiri di tengah mimbar yang disiapkan.
Upacara juga dihadiri para pejabat, seperti Wakil Gubernur Jawa Barat Erwan Setiawan, Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Pipit Rismanto, dan sejumlah anggota DPRD Jabar.

Setelah gelaran upacara selesai, rangkaian dilanjutkan dengan defile atau parade pasukan militer.

Masyarakat yang tadinya berdiri jauh dari area parade, dipersilakan untuk mendekat ke tengah panggung.

“Untuk warga silakan mendekat ke area depan sini, agar bisa terlihat defilenya. Tapi yang tertib dan tidak ada selfie ya. Silakan duduk yang rapi, kalau tidak rapi saya tidak mau,” kata Dedi.

Warga pun menyambut dan antusias mendekat ke area yang sudah ditentukan. Para petugas keamanan pun bergegas mengatur masyarakat agar bisa nyaman menyaksikan defile.

Momentum ini pun dimanfaatkan warga yang ingin melihat secara dekat pemimpinnya, yang selama ini hanya bisa dilihatnya melalui layar gawai.

“Wah Pak Dedi, saya nge fans pisan (banget) sama Pak KDM. Senang akhirnya sekarang bisa lihat dan ketemu langsung, biasanya kan dari TV atau Instagram saja,” ucap Iqbal, warga asal Kabupaten Bandung.

Parade pun dimulai. Satu per satu peserta, mulai dari prajurit kavaleri yang menunggangi kuda, pasukan khusus dan elit di bawah TNI Angkatan Darat (AD), Angkatan Laut (AL), dan Angkatan Udara (AU). Kemudian, ada juga siswa alumni barak militer dan petugas kebersihan yang ikut baris berbaris.

Kurang dari 30 menit, parade tersebut selesai, dan warga dipersilakan untuk menikmati beragam hidangan yang disediakan Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemprov Jabar) secara cuma-cuma.

“Silakan warga menikmati hidangan yang sudah disediakan, di sana ada sate jando, kupat tahu, dan sebagainya. Harusnya cukup ya, karena saya menyediakan untuk 10 ribu orang, tetapi harus tertib ambilnya dan tidak berdesak-desakan,” pungkasnya.

Eri