Perkuat Kemandirian Komunitas Literasi, Mumtaz Peduli Gelar Lokakarya Pengembangan Pendanaan Komlit

Daerah55 Dilihat

Reformasiaktual.com//GARUT — Lokakarya Pengembangan Pendanaan Komunitas Literasi (Komlit) bertajuk “Strategi Penggalian Dana dan Manajemen Komunitas Literasi”. Kegiatan berlangsung di lingkungan Dispusip Kabupaten Garut, pada Minggu, (23/08/2026) , pukul 08.00–16.00 WIB.

Kegiatan yang didukung Mumtaz Peduli ini menghadirkan dua narasumber berkompeten, yakni H. Jenal Mutakin, M.Pd. (Duta Literasi Jawa Barat) dan Eli Herdiana (Ketua Forum TBM Kabupaten Garut). Acara diikuti puluhan pengelola Taman Bacaan Masyarakat (TBM) dan penggiat literasi dari berbagai wilayah di Kabupaten Garut.

Dalam penyampaiannya, H. Jenal Mutakin, M.Pd. mengajak seluruh penggiat literasi untuk tidak hanya menunggu bantuan, melainkan membangun kemandirian TBM melalui inovasi dan transparansi.

“Literasi bukan sekadar membaca buku, melainkan membuka jalan kemajuan masyarakat. TBM adalah rumah harapan . tempat warga tumbuh, belajar, dan berdaya. Mari kita jaga, kembangkan, dan mandirikan TBM kita bersama!” ujar jenal

Ia juga menegaskan bahwa keberlanjutan TBM tidak bisa hanya bergantung pada satu pihak.

“Jangan menunggu bantuan datang, tapi ciptakan nilai agar dukungan datang sendiri. Kreativitas, transparansi, dan kebersamaan adalah modal utama keberlanjutan literasi di Garut.”

Sementara itu, Eli Herdiana menekankan pentingnya manajemen yang rapi dan akuntabel agar TBM dipercaya oleh masyarakat dan mitra.

“Penggalian dana bukan sekadar soal meminta bantuan, melainkan membangun kemandirian melalui program yang bermanfaat dan akuntabel. Jika pengelolaan rapi, masyarakat dan pihak lain akan percaya dan ikut mendukung.”

Iwan Ridwan mewakili seluruh Peserta dalam acara tersebut menyambut positif kegiatan ini. Lokakarya ini bertujuan membekali para pengelola TBM dengan kemampuan menyusun program kreatif, mengelola administrasi, mencari sumber pendanaan beragam (kemitraan pemerintah desa, TJSL perusahaan, hingga unit usaha mandiri), serta menjaga keberlanjutan organisasi.

Diharapkan setelah kegiatan ini, TBM dan komunitas literasi di Kabupaten Garut semakin mandiri, profesional, dan mampu menjadi pusat pemberdayaan masyarakat yang sesungguhnya.

Pian