Garut – Menindaklanjuti pengaduan masyarakat melalui Taros Kapolres terkait keberadaan seorang laki-laki yang diduga mengalami gangguan jiwa (ODGJ) di depan Toko Mixue, personel Polsek Kadungora Polres Garut bergerak cepat melakukan pengecekan ke lokasi, Kamis (27/8/2026).
Kegiatan tersebut dilaksanakan sekitar pukul 10.00 WIB di Jalan Raya Garut–Kadungora, Desa Talagasari, Kecamatan Kadungora, Kabupaten Garut. Personel Siaga Mako Polsek Kadungora yang terdiri dari Aiptu Eyi Susandi, Aipda Kuswanto, dan Aipda Asep Sulaeman langsung mendatangi lokasi setelah menerima informasi dari masyarakat.
Setibanya di lokasi, petugas mendapati seorang laki-laki yang diduga mengalami gangguan jiwa berada di depan pintu Toko Mixue. Petugas kemudian melakukan pendekatan secara humanis dan mengamankan yang bersangkutan untuk mencegah terjadinya hal-hal yang tidak diinginkan serta menjaga kenyamanan dan keamanan masyarakat di sekitar lokasi.
Kapolsek Kadungora Kompol Alit Kadarusman, S.Pd., M.Si. menyampaikan bahwa langkah tersebut merupakan tindak lanjut cepat atas pengaduan masyarakat sekaligus bentuk kepedulian kepolisian terhadap kondisi sosial di lingkungan masyarakat.
“Setelah menerima informasi, anggota langsung melakukan pengecekan ke lokasi. Setelah dipastikan keberadaannya, yang bersangkutan kemudian diamankan untuk selanjutnya dikoordinasikan dengan instansi terkait,” ujar Kapolsek Kadungora.
Sebagai tindak lanjut, Polsek Kadungora akan berkoordinasi dengan Satpol PP Kecamatan Kadungora dan Dinas Sosial Kabupaten Garut guna penanganan lebih lanjut terhadap yang bersangkutan.
Polres Garut mengimbau masyarakat untuk tidak melakukan tindakan sendiri terhadap orang yang diduga mengalami gangguan jiwa. Apabila menemukan kondisi serupa yang berpotensi mengganggu ketertiban atau membutuhkan penanganan, masyarakat dapat segera melaporkannya kepada pihak kepolisian maupun instansi terkait.
Respons cepat tersebut menjadi wujud kehadiran Polri dalam memberikan rasa aman sekaligus membantu masyarakat dalam menangani persoalan sosial yang membutuhkan penanganan bersama secara humanis dan terkoordinasi.











