

ReformasiAktual.com| Kabupaten Tasikmalaya- Harapan menghadirkan ruang belajar yang lebih layak dan nyaman bagi peserta didik di Kecamatan Cikalong, Kabupaten Tasikmalaya, mendapat perhatian melalui Program Revitalisasi Satuan Pendidikan yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026.
Sebanyak tujuh sekolah dasar negeri (SDN) di wilayah Kecamatan Cikalong tercatat memperoleh program revitalisasi tersebut. Program ini merupakan bagian dari upaya pemerintah melalui Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah dalam mendukung peningkatan kualitas sarana dan prasarana pendidikan.
Ketujuh sekolah yang mendapatkan program revitalisasi tersebut yaitu:
- SDN Kurniabakti
- SDN 2 Cibeber
- SDN 2 Cikalong
- SDN Medangkamulyan
- SDN Cijulangadeg
- SDN Singkir
- SDN Jadimulia
Kabar tersebut disambut positif oleh Tatang Nuraen Salim, yang dipercaya menjabat sebagai Ketua KBKSP (Komunitas Belajar Kepala Satuan Pendidikan) Kecamatan Cikalong.
Saat ditemui, Tatang menyampaikan rasa syukur atas perhatian pemerintah terhadap peningkatan sarana dan prasarana pendidikan di wilayah Kecamatan Cikalong.
Menurutnya, program revitalisasi tidak hanya berkaitan dengan pembangunan atau perbaikan fasilitas sekolah, tetapi juga berpotensi memberikan dampak positif bagi masyarakat di sekitar lingkungan sekolah.
«“Kami tentu sangat bersyukur atas perhatian pemerintah. Bantuan ini bukan hanya diharapkan dapat menghadirkan ruang belajar yang lebih layak bagi anak-anak, tetapi juga memberikan kesempatan kepada masyarakat sekitar untuk ikut bekerja dalam proses pembangunan,” ujar Tatang.»
Ia menjelaskan, kegiatan pembangunan di lingkungan sekolah dapat membuka peluang kerja bagi masyarakat setempat, khususnya warga yang memiliki keterampilan di bidang konstruksi maupun pekerjaan pendukung lainnya.
Dengan demikian, manfaat program diharapkan tidak hanya dirasakan oleh peserta didik dan tenaga pendidik, tetapi juga masyarakat sekitar melalui peluang pekerjaan dan tambahan penghasilan selama proses pembangunan berlangsung.
Tatang berharap pelaksanaan revitalisasi dapat berjalan sesuai ketentuan, mengutamakan kualitas pekerjaan, serta memberikan manfaat secara optimal bagi sekolah dan masyarakat.
«“Harapan kami, pembangunan berjalan dengan baik, kualitasnya sesuai ketentuan, dan masyarakat sekitar juga bisa merasakan manfaat ekonominya. Jadi ada dua manfaat yang berjalan bersama: sekolah menjadi lebih baik, sementara masyarakat mendapatkan kesempatan untuk bekerja,” katanya.»
Ia juga mengajak kepala sekolah, guru, komite sekolah, masyarakat, serta seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama mengawal pelaksanaan program agar berjalan secara transparan, tertib, berkualitas, dan bertanggung jawab.
Bagi Tatang, program revitalisasi tujuh sekolah tersebut merupakan amanah sekaligus momentum yang patut disyukuri dan dijaga bersama.
«“Ini bukan hanya tentang membangun gedung, tetapi membangun harapan. Anak-anak mendapatkan tempat belajar yang lebih nyaman, sementara masyarakat mendapatkan peluang untuk bekerja. Mudah-mudahan manfaatnya bisa dirasakan seluas-luasnya,” ujarnya.»
Program revitalisasi satuan pendidikan diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap lingkungan belajar peserta didik. Dengan sarana pendidikan yang semakin baik dan keterlibatan masyarakat dalam proses pembangunan, program tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat yang lebih luas bagi dunia pendidikan maupun masyarakat di Kecamatan Cikalong.
Tujuh sekolah, satu harapan: pendidikan semakin baik, masyarakat semakin berdaya, dan masa depan anak-anak Cikalong semakin cerah.
(Dharma Eka Yudiawan)







