Tokoh Agama Apresiasi Komitmen Polda Jabar Jaga Bandung Tetap Aman, Damai, Nyaman dan Kondusif.

TNI/Polri34 Dilihat

Reformasiaktual.com//Komitmen Kepolisian Daerah Jawa Barat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat mendapat apresiasi dari tokoh agama di wilayah Kelurahan Pakemitan. Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kelurahan Pakemitan, Ustaz Ade Kardi, menyampaikan dukungan terhadap langkah dan upaya jajaran Polda Jawa Barat dalam menciptakan suasana Kota Bandung yang aman, damai, nyaman, dan kondusif.

“Kami mendukung langkah Kepolisian Daerah Jawa Barat dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat. Suasana yang aman, damai, nyaman, dan kondusif merupakan modal utama bagi masyarakat untuk menjalankan aktivitas dengan nyaman dan membangun daerah secara bersama-sama,” ujar Ustaz Ade Kardi, Jum’at (28/8/2026)

Ia menilai, pendekatan yang mengedepankan komunikasi, persaudaraan, serta kolaborasi dengan berbagai elemen masyarakat merupakan langkah strategis dalam membangun rasa aman sekaligus memperkuat kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian.

Menjaga merawat Jawa Barat yang di inisiatif Kapolda Jawa Barat Irjen. Pol. Dr. Pipit Rismanto, S.I.K., M.H., dalam mengajak seluruh komponen masyarakat untuk bersama-sama menjaga dan merawat Jawa Barat. Menurutnya, semangat tersebut sejalan dengan nilai-nilai keagamaan yang mengedepankan persaudaraan, kedamaian, toleransi, dan kepedulian terhadap lingkungan sosial.

Ustaz kardi juga menyampaikan ditengah ramai nya menyampaikan pendapat dimuka umum ia mengajak agar setiap orang yang menyampaikan pendapat dimuka umum tetap mengedepankan aksi damai dan jangan mudah terprovokasi oleh tindakan yang merugikan.

“mari kita rawat bersama dengan menjaga kerukunan, menghormati perbedaan, tidak mudah terprovokasi, serta senantiasa membangun komunikasi yang baik. Kami mendukung kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif demi kepentingan masyarakat,” tuturnya.

Dukungan tersebut menjadi bagian dari penguatan sinergi antara aparat keamanan dan masyarakat dalam menjaga kondusivitas wilayah. Peran tokoh agama dinilai sangat strategis dalam memberikan edukasi kepada masyarakat sekaligus menjadi jembatan komunikasi untuk memperkuat persatuan dan menciptakan lingkungan sosial yang harmonis.

Dengan sinergi antara kepolisian, ulama, tokoh masyarakat dan seluruh warga, Jawa Barat diharapkan senantiasa menjadi ruang bersama yang aman, harmonis, dan nyaman bagi seluruh masyarakat.